Spanduk Pengetatan Masuk Kota Kuala Tungkal Terpasang, Ini Penjelasan Kapolres

Oleh: Hamdi Zakaria, A.Md.

Tanjab Barat, MNS-Spanduk berbunyi pengetatan masuk Kota Kuala Tungkal sudah terpasang di wilayah terminal Pembengis sejak Sabtu, (18/9/21) kemarin. Dalam sepanduk itu disebutkan Pelaku perjalanan dari luar Kota Kuala Tungkal wajib membawa surat keterangan bebas Covid dan hasil Diagnostic Test Antigen/PCR.

Informasi dihimpun pengetatan tersebut sebagai salah satu upaya pemerintah kabupaten Tanjung Jabung Barat mencegah penyebaran Covid-19 selama pelaksanaan MTQ ke 50 Tingkat Provinsi yang diselenggarakan mulai tanggal 30 September s.d 01 Oktober mendatang. Kapolres Tanjab Barat AKBP Muharman Arta, S.I.K. selaku Wadan Satgas Covid-19 dikonfirmasi mengatakan, “pemasangan spanduk itu untuk mengingatkan adanya pengetatan masuk kota Kuala Tungkal menjelang hingga berakhirnya MTQ.”

"Tetapi kami Satlantas sudah start duluan, sekalian pembiasaan dan soalisasi, bahwa penyekatan dari pemerintah ini bertujuan mencegah penyebaran Covid-19 selama pelaksanaan MTQ," ujarnya via WhatsApp, Minggu (19/9/21).

Lanjut Kapolres, “pengetatan tersebut berlau efektif diterapkan tanggal 23 September 2021 mendatang. Sesuai arahan Gubernur, Kapolda dan Danrem.”

“Pengetatan dilakukan menjelang dan selama berlangsungnya MTQ ini demi keselamatan bersama, mencegah penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Muharman menambahkan, “pemasangan spanduk itu juga bertujuan mengingatkan masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes). Termasuk mengingatkan ketertiban berlalu lintas.”

“Dalam berlalu lintas, masyarakat wajib mematuhi aturan berlalu lintas. Sayangi diri dan orang lain. patuhi protokol kesehatan, mari sukseskan MTQ di Tanjab Barat ini," ucapnya.

Baca Juga :  Tinjau Arena dan Pemondokan Kafilah, Wabup Hairan : Persiapan MTQ Sudah 93 Persen
No Response

Leave a reply "Spanduk Pengetatan Masuk Kota Kuala Tungkal Terpasang, Ini Penjelasan Kapolres"