• Senin, 8 Agustus 2022

Emha Ainun Najib: Snowball of Gontor

- Selasa, 4 Januari 2022 | 20:46 WIB

Bandung, MNS-Pondok Gontor sebuah lembaga permasyarakatan yang memiliki keindahan tersendiri, sejak berangkat dari rumah saya sudah tangiskan keterharuan, akan tetapi itu semua gagal karena teman saya ceria.

Kami bercengkrama di Bangku taman, terdengar suara kendaraan berlalu lalang dari balik tembok, namun ia mengetahui dunia ini sejauh yang saya ketahui.

Apalagi secara batin, bukan? Allah duduk di sampingmu, dan di mana pun engkau berada. Siapakah yang bisa memenjarakan batin manusia?

Baca Juga: Gubernur Jabar Bergaya Ariel Noah

Kembang bermekaran di sana-sini, suara burung mencicit, menaburi suara dengan keindahan.

Ia sudah mengatasi realitasnya. Transenden secara spiritual dan intelektual. Ia sudah keluar dari sel penjara. Bahkan sampai batas tertentu.

Dalam beberapa hal demikianlah yang saya alami dulu di Gontor. lonceng berdentang dari waktu ke waktu, lonceng shalat berjamaah, lonceng lari pagi, lonceng sarapan dan lonceng sekolah.

Baca Juga: Cappadocia Sejak Zaman Paleolitik dan Pertapa Kecil Abad ke-4

Saya hanya memakai satu baju selama hampir tiga tahun di pesantren, yang saya cuci hanya pada hari Jum'at yang libur, terkadang kepala saya gundul entah untuk apa.

Allhamdulillah, sejak kecil ayah dan ibu saya membuat saya mengerti bahwa realitas hidup saya hanyalah setitik debu, tetapi nafsu dan keinginan saya melebihi lebih besar dari pada seribu kali alam semesta.

Halaman:

Editor: Faisal Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Wow Inilah Keluarga Rothschild

Sabtu, 30 Juli 2022 | 00:31 WIB

Wow Inilah 11 Fakta Buat Video Kalian Fyp

Minggu, 24 Juli 2022 | 23:12 WIB

Bawaslu Tak Punya Dasar Apa pun

Rabu, 20 Juli 2022 | 17:15 WIB
X