• Sabtu, 22 Januari 2022

La Sape Komunitas Nyentrik, Biar Miskin Penampilan Bak Hotman Paris

- Sabtu, 1 Januari 2022 | 11:28 WIB
La Sape Komunitas Nyentrik (Image:roots-routes.org/Daniele Tamagni)
La Sape Komunitas Nyentrik (Image:roots-routes.org/Daniele Tamagni)

nuansasinar.com - Berpenampilan gaya atau keren itu adalah suatu kepentingan buat orang-orang yang sudah tahu akan modernisasi. Terutama buat para orang kaya pada umumnya atau para konglomerat, baik eksekutif, yudikatif dan legislatif. Atau pun kalangan pengusaha dan pekerja kantoran. Juga kalangan remaja, yang berpenghasilan di atas rata-rata.

Tapi di negara Kongo, ada satu Komunitas dari kalangan miskin dengan berbusana yang keren dan berani dengan warna yang menyala. Komplit dengan aksesoris nya, seperti, dasi kacamata sepatu mengkilap, tongkat dan payung.

Berjalan bagaikan seorang model, di lingkungan dengan pesona kemiskinan atau di pasar-pasar dan di sudut trotoar dengan kanan kiri pedagang kaki lima.

Baca Juga: Mengenal Kopi Kawa Daun, Seduhan Kopi Yang Berasal Dari Daun Kopi Lengkap Dengan Sejarah dan Cara Pengolahan

Yang mungkin anda tidak tau, berapa harga semua yang dipakainya?. Ternyata penampilan mereka yang bak pengacara kondang Hotman Paris memiliki harga busana yang fantastis. 

Koleksi Busana salah satu Sapeur diperkirakan seharga 6000 dolar Amerika, bahkan lebih. Mungkin kalo dirupiahkan sekitar Rp. 85 juta lebih. Wooowwww keren. Koleksi tersebut berupa Jas, baju, dasi, celana, sepatu, kacamata payung dan accesories pendukung. 

Namanya komunitas La Sape, anggotanya disebut Sapeurs yang artinya "Biar Miskin Yang Penting Gaya". Anggota komunitas La Sape di Kongo hidup di tempat kumuh, sebagian dari mereka pengangguran tetapi busana yang dikenakan berharga ribuan dolar.

Negara Kongo memang banyak keunikannya, selain sungai yang terdalam di seluruh dunia  Kongo juga memiliki tambang emas yang besar dan memiliki pemandangan yang indah. Tapi,......

Kehidupan sehari-hari mereka sangat sulit karena pendapatanya dibawah rata-rata.
Mereka juga susah payah untuk mendapatkan air bersih, padahal mereka tinggal di dekat sungai Kongo dengan kedalaman ratusan meter, dan salah satu yang terdalam di dunia.

Halaman:

Editor: Soni Somantri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

5W 1H Formula Untuk Membuat Berita Beserta Contohnya

Jumat, 21 Januari 2022 | 10:39 WIB

Aktor Muda Terjerat Hukum Kembali

Sabtu, 8 Januari 2022 | 18:45 WIB

Philodendron Tanaman Hias dari Suku Araceae

Sabtu, 8 Januari 2022 | 03:44 WIB

Misteri Hantu Aden-aden, Slenderman Versi Sunda

Kamis, 6 Januari 2022 | 21:30 WIB

Rokok Tidak Membunuh Mu

Rabu, 5 Januari 2022 | 17:48 WIB

Emha Ainun Najib: Snowball of Gontor

Selasa, 4 Januari 2022 | 20:46 WIB

Gubernur Jabar Bergaya Ariel Noah

Selasa, 4 Januari 2022 | 19:59 WIB

Profil Aktris Sinetron yang Terjerat Prostitusi

Selasa, 4 Januari 2022 | 16:06 WIB

Lebih Kengenal Dekat dengan Tanaman Handeuleum

Senin, 3 Januari 2022 | 17:54 WIB
X