5W 1H Formula Untuk Membuat Berita Beserta Contohnya

Foto: istock

BANDUNG, Nuansasinar.com-( 5W 1H ) Membuat berita yang baik memang gampang-gampang susah, Berita yang baik adalah berita yang dapat menyuguhkan informasi selengap-lengkapnya kepada pembaca.

Salah satu cara membuat berita yang baik adalah dengan menerapkan formula yang ditemukan oleh Rudyard Kipling yang merupakan seorang penulis berkebangsaan Inggris, yaitu Formula 5W 1H. Dengan memenuhi unsur 5W 1H maka berita yang di buat akan memiliki informasi yang jelas dan lengkap. Tapi,.....tidak semua berita harus memenuhi unsur 5W 1H contohnya Pemberitaan yang ramah anak Berdasarkan Undang –Undang No. 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. Selengkapnya baca disini.

Berikut penjelasan mengnai 5W 1H :

1. Pengertian 5W 1H

5W1H atau disebut juga dengan istilah “adiksimba” adalah unsur yang digunakan untuk memahami inti sebuah berita atau juga untuk menentukan suatu pokok berita

2. Urutan 5W 1H

A. What : Apa yang terjadi?
B. Who : Siapa yang terlibat dalam peristiwa itu?
C. Why : Mengapa hal itu bisa terjadi?
D. When : Kapan peristiwa itu terjadi?
E. Where : Di mana peristiwa itu terjadi?
F. How : Bagaimana peristiwa itu terjadi?

Penjelasan :

A. What (Apa)

What atau Apa merupakan unsur pertama yang wajib ada dalam suatu penulisan. Sebab, suatu tulisan pasti mempunyai tema atau inti cerita yang ingin disampaikan.

Unsur what ini akan menjawab pertanyaan seputar apa yang sedang terjadi. Unsur what ini akan mendorong penulis untuk mengumpulkan fakta sebanyak-banyaknya yang berkaitan dengan kejadian yang terjadi.

Sebagai contoh unsur what dapat digunakan untuk membuat pertanyaan dalam menulis berita sebagai berikut:

What : Peristiwa apa yang sedang terjadi? Apa dampaknya? apakah peristiwa tersebut menimbulkan kerugian?, apa pendapat orang-orang tentang kejadian tersebut? dst

B. Who

Mengetahui sebuah berita atau cerita tidak akan lengkap jika tidak mengetahui siapa yang terlibat didalamnya. Unsur who dalam 5W1H memfasilitasi anda untuk memberikan informasi seputar orang-orang yang terlibat dalam cerita yang Anda tulis.

Selain pelaku utama dalam cerita, perlu dijelaskan pula pelaku atau orang-orang lain yang turut mendukung cerita tersebut bisa terbentuk. Misalkan saja dalam sebuah berita disebutkan bahwa ada seorang warga negara Amerika Serikat yang dilaporkan terbunuh oleh suatu suku yang terisolasi di India.

Maka unsur who dalam berita tersebut akan menjabarkan seputar warga negara AS yang dilaporkan terbunuh (sebagai korban), suku terisolasi india (sebagai pelaku), saksi mata pembunuhan, serta orang-orang yang memiliki kesaksian akan kebenaran cerita tersebut.

C. When

Peristiwa yang diceritakan dalam sebuah berita atau cerita perlu dilengkapi dengan keterangan waktu yang jelas. Hal ini berguna untuk memberikan informasi yang akurat terhadap peristiwa yang terjadi tersebut.

Sebut saja misalnya berita warga negara AS yang dilaporkan dibunuh oleh suku terisolasi di India tersebut akan lebih bermanfaat apabila pembaca mengetahui kapan terjadinya peristiwa tersebut. Hal ini juga dapat bermanfaat apabila keterangan waktu yang ditulis dalam sebuah berita dapat membantu aparat penegak kebenaran dalam mengusut peristiwa tersebut.

D. Where

Suatu cerita yang jelas akan menjabarkan tempat kejadian sebuah peristiwa. Sebab, semua peristiwa pasti memiliki lokasi tempat kejadiannya. Hal ini untuk mendukung pembaca dalam memahami alur cerita disertai keterangan tempat yang jelas atas suatu peristiwa.

Misalkan dengan berita “Warga Negara AS yang dibunuh oleh Suku Terisolir di India tersebut maka penulis perlu menuliskan lokasi kejadian dimana korban terbunuh secara spesifik.

E. Why

Suatu peristiwa pasti terjadi bukan tanpa alasan. Oleh karena itu penulis wajib untuk membubuhkan unsur why dalam tulisannya untuk menjelaskan sebab suatu peristiwa terjadi.

Misalkan untuk kasus pembunuhan warga negara AS oleh suku yang terisolasi di India tersebut, penulis juga perlu menjelaskan kenapa peristiwa tersebut dapat terjadi. Sehingga pembaca dapat dengan mudah memahami situasi dan kondisi atas peristiwa yang sedang terjadi.

F. How

How atau bagaimana, unsur ini mengharuskan penulis untuk menjabarkan bagaimana proses terjadinya peristiwa tersebut. Penggunaan unsur how ini akan membantu pembaca memahami alur cerita serta dapat mendukung pernyataan atas unsur why yang telah dijabarkan sebelumnya.

Misalkan untuk berita yang sama, maka unsur how akan menjelaskan bagaimana proses pembunuhan warga negara warga AS tersebut serta bagaimana caranya warga negara AS tersebut dibunuh.

3. Contoh Penulisan 5W 1H

Coffee vector created by pch.vector - www.freepik.com

Dalam paragraf eksposisi contoh penulisan 5W 1H sebagai berikut:

" Pertumbuhan ekonomi Indonesia selama beberapa tahun terakhir ini mencapai rata-rata 7-8% per tahun. Hal itu karena adanya kegiatan ekonomi yang semakin masif, terutama pada UMKM. Pemerintah diketahui menggelontorkan kredit usaha rakyat (KUR) sebesar Rp 34,1 triliun.

Dengan demikian, pendapatan per kapita penduduk Indonesia mencapai beberapa kali lipat. Selain itu, berdasarkan data Badan Pusat Statistik, jumlah penduduk yang dikategorikan miskin juga banyak berkurang"

Berikut analisis 5W+1H contoh berita di atas:

What : Jumlah penduduk miskin berkurang
Who : Masyarakat Indonesia
Why : Pertumbuhan ekonomi rata-rata 7-8%
When : Beberapa tahun terakhir
Where : Indonesia
How : Pemerintah menggelontorkan KUR Rp 34,1 triliun kepada UMKM.

author
No Response

Leave a reply "5W 1H Formula Untuk Membuat Berita Beserta Contohnya"