• Selasa, 18 Januari 2022

Produksi Jamur Merang Menurun, KKN Unsika Memberikan Solusi Kepada Petani

- Sabtu, 4 Desember 2021 | 18:55 WIB
Salah satu mahasiswa Singaperbangsa Karawang dalam giat KKN di Desa Pasirukem
Salah satu mahasiswa Singaperbangsa Karawang dalam giat KKN di Desa Pasirukem

Karawang, Nuansasinar.com - Kuliah Kerja Nyata merupakan proses pembelajaran bagi mahasiswa S1 Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) sekaligus sebagai wahana pemberdayaan masyarakat dengan melaksanakan berbagai program kerja berupa kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Program pengabdian diharapkan dapat mempercepat kemampuan masyarakat dalam pengembangan diri dan wilayah sehingga kesejahteraan masyarakat dapat meningkat. Pada tahun 2021, KKN dilaksanakan secara tematik-integratif atau disebut KKN Unsika Tematik-Integratif.

Sejumlah 19 mahasiswa UNSIKA dari berbagai program studi yang tergabung dalam kelompok 154 KKN UNSIKA, pada tanggal 23-25 Oktober kemarin telah menyelenggarakan beberapa kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan judul “Pelatihan Teknologi Budidaya dan Diversifikasi Produk Olahan Jamur Merang Sebagai Upaya Peningkatan Perekonomian di Kecamatan Cilamaya Kulon Kabupaten Karawang”.

Baca Juga: Promosi dan Mutasi di Kantor Wilayah Hukum dan Ham Jawa Tengah

Kegiatan KKN ini diketuai oleh Putra Damay Indrianto dan didampingi oleh dosen pembimbing yaitu bapak I Ketut Manu Mahatmayana, S.P., M.Si., yang dilaksanakan di Desa Pasirukem Kecamatan Cilamaya Kulon Kabupaten Karawang.

Program kerja Kelompok 154 KKN UNSIKA terdiri dari "Seminar Teknologi Budidaya dan Pengolahan Jamur Merang" sebagai program kerja utama dan "Pasirukem Mengajar" sebagai program kerja pendukung.

Dalam kegiatan seminar yang dihadiri oleh para petani jamur merang, jajaran Desa Pasirukem, mahasiswa Kelompok 154 KKN UNSIKA, dan Dosen Pembimbing Lapang terjalin diskusi mengenai solusi atas permasalahan yang terjadi.

Baca Juga: 4 Kandungan Skincare yang Ampuh untuk Mengatasi Jerawat

Rangkaian seminar diawali dengan pemaparan materi teknologi budidaya oleh Bapak Ahmad Baihaqi, S.Pd.I., dan dilanjutkan dengan sesi diskusi. Para mahasiswa juga membuat dan memperkenalkan hasil olahan jamur merang berupa cireng dan nugget dengan memutar video demonstrasi diakhir seminar. Hal tersebut diharapkan dapat memberikan inspirasi usaha dalam meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Pasirukem.

Halaman:

Editor: Deni Wahyudi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mahasiswa Dari 13 Negara Kunjungi CPUGGP

Jumat, 10 Desember 2021 | 08:59 WIB

Musyawarah PGRI Cibaregbeg Masa Bakti 2020-2025

Selasa, 7 Desember 2021 | 13:09 WIB

Sudah Dua Tahun Sekolah Ambruk Akibat Puting Beliung

Kamis, 2 Desember 2021 | 16:01 WIB

HUT PGRI Kota Payakumbuh Ke-76 di Taman Ngalau Indah

Senin, 29 November 2021 | 07:06 WIB

VUCA World Dalam Perspektif Manajemen Ekosistem

Jumat, 26 November 2021 | 15:38 WIB

'Kanjut Kundang' Gantikan Kantong Plastik

Kamis, 28 Oktober 2021 | 06:37 WIB
X