Komisi II DPRD Sukabumi Mengecam Adanya Pungli Di Dunia Pendidikan

banner 160x600
banner 468x60

SUKABUMI,Nuansasinar.com,-Diduga Kepala Sekolah, di salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Cidolog Kecamatan Cidolog Kabupaten Sukabumi Jawa Barat diduga telah melakukan pemotongan dana bantuan siswa Program Indonesia Pintar (PIP).

Nilai bantuan yang seharusnya diterima oleh siswa yakni Rp. 750.000,- tapi pada kenyataannya hanya Rp. 350.000,- ,Rp.375.000,- Rp.300.000,- yang diterima oleh setiap siswa nya dari 30 jumlah siswa penerima.

Anggota DPRD Sukabumi dari Fraksi Gerindra Komisi II H.Badru Dudu Mustofa mengecam kepada pihak sekolah yang memotong anggaran pendidikan.

"Demi meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, Pemerintah menyalurkan berbagai program agar proses belajar mengajar dapat berjalan lebih efektif, salah satunya adalah Program Indonesia Pintar (PIP)", ungkapnya. Sabtu (03/04/2021).

Lanjutnya yang sudah dijelaskan kalau tujuan PIP adalah untuk memberikan bantuan kepada peserta didik kurang mampu agar dapat menyelesaikan pendidikannya, dari tujuan tersebut.

"Program Indonesia Pintar PIP dilaksanakan berdasarkan prinsip yang sudah ditentukan oleh Kemendikbud", tutur nya.

Karena Pemerintah berupaya untuk mencegah peserta didik putus sekolah lewat Program Indonesia Pintar PIP.

"Pemerintah juga berharap dapat membuat peserta didik yang putus sekolah untuk dapat melanjutkan kembali pendidikannya", tandasnya.

1. Peserta didik SD/MI/Paket A mendapatkan Rp450.000,-/tahun;
2. Peserta didik SMP/MTs/Paket B mendapatkan Rp750.000,-/tahun;
3. Peserta didik SMA/SMK/MA/Paket C mendapatkan Rp1.000.000,-/tahun.

(Dede/Misbah)

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Komisi II DPRD Sukabumi Mengecam Adanya Pungli Di Dunia Pendidikan"