Pendistribusian Bantuan Sosial Tunai dan Beras Diwarnai Kericuhan

Bekasi, MNS-Bantuan Sosial Tunai (BST) + Beras dilaksanakan di wilayah kota madya Bekasi, di beberapa kelurahan yang ada di kota Bekasi, salah satunya wilayah kelurahan Jakasampurna, yang pada hari Rabu 28-07-2021.

Baca Juga: Keluarga di Kota Bekasi Dapat Bantuan BST 2 Bulan secara Dor To Dor

Dilaksanakan serempak di beberapa RW yang ada. Antusiasme masyarakat sudah dirasakan sejak pukul 07.00 WIB di kantor RW. 007, para warga datang dengan membawa foto copy kartu keluarga (KK), e-KTP, dan surat undangan. Pengambilan pencairan dana Bantuan Sosial Tunai (BST), sebagai syarat utama untuk pengambilan Bantuan Sosial Tunai (BST) dan beras.

Pengurus Rukun Warga sudah mempersiapkan prokes, dari peralatan cuci tangan cairan sanitizer, sabun cair, air di dalam bak dan juga masker bila ada warga yang tidak memakai masker.

Pembagian Bantuan Sosial Tunai (BST) + Beras dihadiri lurah Jakasampurna beserta staf dan ketua RW.007. Beserta pengurus. Di saat pembagian tersebut sedikit terjadi kericuhan kecil antara petugas Bantuan Sosian Tunai (BST) dengan pengurus RW setempat dikarenakan ada warga penerima Bantuan Sosial Tunai (BST )tersebut berhalangan hadir, ada yang sakit maupun bekerja.


"Ada Warga saya penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) ini disampaikan oleh petugas tidak bisa diwaklikan oleh pihak keluarga, padahal yang mewakili membawa semua persyaratan dari yang diwakilkan. Sudah dilengkapi namun ditolak petugas dengan alasan Standar Operasional Prosedur (SOP), kami sebagai pengurus RT dan RW kecewa dengan hal seperti ini," tutur Muhammad Nasir, S.E. ketua RW.007.

Saat ditemui media Nuansa Sinar di tengah-tengah pembagian Bantuan Sosial Tunai (BST) terlihat lurah Jakasampurna juga hadir di lokasi kantor sekretariat RW. 007. "Saya menghubungi lurah untuk melaporkan permasalahan yang terjadi, Alhamdulillah pak lurah hadir dan kami bermusyawarah dengan petugas, warga penerima bisa di wakili " ujar ketua RW 007.

Baca Juga :  SMP 54 Jakasampurna, Bekasi Barat Gelar Vaksinasi

Warga sangat senang dengan bantuan tersebut "uang 600 ribu ini akan saya gunakan dengan sebaik-baiknya, meskipun masih jauh dari yang kami semua harapkan, saya berharap adanya perhatian lebih dari pemerintah, disaat Pandemi dan di saat adanya aturan PPKM." tutur seorang ibu penerima Bantuan sosial tunai (BST).

(DG)

No Response

Leave a reply "Pendistribusian Bantuan Sosial Tunai dan Beras Diwarnai Kericuhan"