Kawargian ABAH Alam Membangun Keunggulan Budaya di Pentas Internasional

banner 160x600
banner 468x60

BANDUNG,Nuansasinar.com,-Kawargian ABAH Alam tengah mematangkan gagasan Festival Konservasi Gunung Bohong, selaras dengan upaya mengukuhkan Kota Cimahi Saluyu Ngawangun Jati Mandiri. Hal ini diungkapkan Abah Alam di sela helatan meperingati ulang tahunnya yang ke-79 26 April lalu. Helatan sederhana di kediamannya itu hanya dihadiri oleh sebagian pegiat dan sejawat Kawargian ABAH Alam, dikarenakan kehendak Abah sendiri untuk menyikapi adanya protokol kesehatan berkaitan dengan suasana di Bandung yang masih terkondisikan pandemi Covid-19.

Dalam kesempatan itu Abah Alam mengungkapkan, helatan ini bukan saja berkaitan dengan ulang tahunnya, namun sebagai wujud tasyakur bini’mat dan doa di bulan Ramadan jelang Nuzulul Qur’an, Lalilatul Qodar. Selain itu sebagai doa bersama demi kelancaran berbagai kegiatan Kawargian ABAH Alam yang sedang dihadapi seperti Festival Konservasi Gunung Bohong, Deklarasi Pemuda Asia Afrika dan New York International Fashion Week bulan September mendatang.

Yang terdekat waktunya ini adalah Festival Konservasi Gunung Bohong yang akan diawali tanggal 1 Juni nanti. Cakupan festival konservasi tersebut mulai dari menjaga dan meningkatkan kelestarian lingkungan di sekitar Gunung Bohong juga menempatkan Monumen Kujang di area Yon Brigif 15 Kujang II di puncak gunung berupa bukit tersebut.

Menurut Abah Alam, ada kekhawatiran mengenai paradigma masyarakat tentang keberadaan gunung ini kurang baik. “Kita bangun kesadaran bahwa Gunung Bohong ini memerlukan penangan yang khusus, demi kelestariannya,” jelasnya, Rabu (28/4/2021).

Konservasi di Gunung Bohong merupakan upaya pelestarian lingkungan dengan tetap mempertahankan keberadaan setiap komponen-konponen lingkungan untuk pemanfaatan di masa yang akan datang.

“Diharapkan melalui Festival Konservasi ini kita bisa melindungi tempat atau beda-benda remover alam di lokasi tersebut yang dianggap bernilai,” lanjut Abah. Kelak kawasan konservasi itu bermanfaat dalam melindungi keseimbangan ekosistem secara berkelanjutan.

Abah Alam juga menyinggung apresiasinya terhadap apa yang dinamakan Declaration of Asian-African Capital of Youth and Entrepreneurship pada tanggal 18 – 21 Agustus 2021. “Ini merupakan langkah besar kita bagaimana pemuda kita yang dilandasi Pancasila dapat berperan aktif secara global dengan melanjut misi lahirnya Dasa Sila Bandung 1955,” tegas Abah.

Di usianya yang ke-79 itu Abah Alam masih nampak energik mengungkap pemikirannya demi kemajuan pemuda bangsa ini, terutama dalam membangun keunggulan komparatif bangsa dengan pengutamaan budaya. “Di tahun ini juga insya Allah kita akan memenuhi undangan New York International Fashion Week September mendatang. Kita siapkan hasil kolaborasi karya fashion bernilai kearifan lokal, seni dan budaya yang satu di antaranya adalah Trawangsa,” ujar Abah diiring senyum.

“Para nayaga Tarawangsa adalah para pemuda yang muncul minat dan bakatnya dari komunitas masyaratak kretaif Kampoeng Tjibarani Bandung. Melalui upaya Kawargian ABAH Alam ini pula kita akan tampilkan seni buhun ini di pentas dunia", pungkasnya.

(Red)

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Kawargian ABAH Alam Membangun Keunggulan Budaya di Pentas Internasional"