Aksi Unjuk Rasa Gerakan Laskar Santri Berujung Rusuh

TASIKMALAYA,Nuansasinar.com,-Aksi unjuk rasa Gerakan Laskar Santri berujung rusuh, yang dilakukan di Polres dan Kantor Kejaksaan Kabupaten Tasikmalaya, bertempat di Mako Polres Tasikmalaya dan Kantor Kejaksaan. Senin (12/7/2021).

Kegiatan aksi tersebut dimulai pukul 08.00 sampai dengan selesai, diikuti sekitar 70 orang, massa aksi menggunakan 1 unit kendaraan mobil komando dan 30 unit kendaraan roda dua.

Adapun route yang dilalui masa aksi berawal dari Ponpes Al Muhtar kampung Singarani Desa Cikadongdong Jln Raya Cikunir – Jln Raya Cintaraja – Jln Raya Timur Singaparna – Jln Bojongkoneng  dan Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Tasikmalaya.

Maksud tuntutan masa Aksi Sebagai Berikut:

Agar Pihak Kepolisian mengusut tuntas Kasus pembunuhan 6 Pemuda di KM 50 Cikampek.

Agar Pihak Kejaksaan Kabupaten Tasikmalaya mengambil sikap dan akan menegakan Hukum seadil-adilnya diwilayah kabupaten Tasikmalaya, serta ikut kecewa terhadap Majelis Hakim yang memberikan Vonis Penjara 4 tahun kepada salah satu Ulama yaitu Habib Rizieq Shibab.

Aksi unjuk rasa Gerakan Laskar Santri berujung rusuh, dalam rangkaian kegiatan aksi dilakukan pada pukul 08.43 wib, masa Aksi kumpul di masjid Agung Baiturahman Bojongkoneng desa Sukaasih kecamatan Singaparna Kabupaten Tasikmalaya.

Pada pukul 09.45 wib, masa aksi tiba di kantor kejaksaan negeri kabupaten Tasikmalaya jalan raya Mangunreja no. 88 Kabupaten Tasikmalaya dan langsung melaksanakan Orasi.

Baca juga:

polresta cirebon gelar baksos dan vaksinasi covid-19

tak kenal lelah satgas tmmd maksimalkan pembangunan

 

Orasi yang di sampaikan oleh beberapa Orator sebagai berikut:

Saudara Apay menyampaikan, bahwa negara kita sudah krisis keadilan dan carut marutnya keadilan di negeri kita
- wahai penguasa Indonesia kami akan menuntut keadilan atas terjadinya pembantaian di KM 50 Cikampek.
- dan apakah ada media yang menayangkan tentang pembantaian itu karna media juga di bungkam.
- kami atasnama Santri Indonesia tidak rido imam besar kita di kurung dengan kurungan 4 tahun penjara mana keadilannya
- saya minta kepada kepala kejaksaan untuk keluar dan menyatakan pernyataan sikap yang sudah saya buat

Berikut penyampaian Orasi oleh perwakilan Santri Majalengka;

- kita rela datang jauh jauh dari rumah kesini dan rela berdesak desakan untuk meminta keadilan.
- mana katnaya polisi membela rakyat dan mengayomi masyarakat tetapi mana tidak ada.
- hukum di Indonesia itu tajam kebawah tumpul ke atas.
- kami ingin kejaksaan menyatakan sikap yang sudah di buat oleh kami.

Pada pukul 11.25 wib, masa di terima di depan kantor kejaksaan negeri kabupaten Tasikmalaya oleh M Syarif SH, MH intinya:
- bahwa itu putusan pengadilan negri dan JPU udah meringankan dari 6 tahun penjara menjadi 4 tahun penjara
- untuk pernyataan sikap itu bukan  ranah saya tetapi itu ranah  pengadilan negri Jakarta maka dari itu saya tidak bisa membanyakan surat pernyataan sikap dan menandatangani nya.

Aksi Unjuk Rasa Gerakan Laskar Santri Berujung Rusuh pada pukul 11.30 wib masa aksi tidak merasa puas atas jawaban dari kejaksaan negeri kabupaten Tasikmalaya dan akhirnya terjadi bentrok antara petugas APH dengan masa Aksi.

Lalu, pada pukul 12.00 wib masa aksi yang merusak pasilitas di amankan di Polres Tasikmalaya untuk di mintai keterangan lebih lanjut dan masa aksi yang di Amankan Oleh APH 32 Orang.

Hingga pukul 12.30 wib aksi unjuk rasa Gerakan Laskar Santri selesai. Dengan beberapa kerusakan diantaranya sebuah kendaraan mobil Humas Polres Tasikmalaya.

Lihat juga di Tik Tok Media Nuansa Sinar

https://vt.tiktok.com/ZGJkKk9BW

(Rudi Chaniago)

author
No Response

Leave a reply "Aksi Unjuk Rasa Gerakan Laskar Santri Berujung Rusuh"