Warga Jawa Barat Tahun Ini Menjerit Tidak Bisa Mudik dan Tidak Makan Daging Hari Raya

BANDUNG,Nuansasinar.com,-Bulan Suci Ramadhan tinggal menghitung hari saja, seluruh warga Bandung Raya dan Jawa Barat sangat dirasakan betul keprihatinan yang dirasakan tahun ini semenjak Corona menyebar kemana mana sehingga perekonomian masyarakat terdampak dalam segala hal.

Jeritan warga Jawa Barat umumnya Warga Se- Bandung raya, ini terlihat dari beberapa wilayah dan daerah karena masih banyak sekali warga yang menjerit dan sangat kesulitan sekali untuk tahun ini semua merasakan sulitnya ekonomi, belum lagi banyaknya aturan yang diterapkan oleh pemerintah tidak boleh mudik dengan alasan pencegahan dan penularan Covid-19.

Saat awak media menjambangi salah satu warga yang ridak mau disebut namanya, di daerah Kota Cimahi dan Sekitarnya, di daerah Paledang Komplek Pondok Hijau.

"Ini sangat dirasakan sekali, karena tahun ini kita sekeluarga prihatin dan sedih, mau lebaran ko gak kebeli daging dan gak bisa menikmati hidangan monennsambut lebaran, benar benar kami sebagai warga kecil dan lemah sangat merasakan dampak ya dari Corona", ucapnya.

Lanjutnya, "Bukan hanya saya, tetapi warga yang lainnya sepertnya merasakan juga, gak bisa kumpul dengan keluarga yang dari jauh, tidak boleh kemana mana kata pemerintah tapi ekonomi kita tidak ada yang jamin, sudah sulit dengan keuangan keluarga disini banyak yang di PHK dan banyak pengusaha Kecil Gulung tikar", katanya sedih.

Dikatakannya juga, bahwa sampai kapan keadaan ini bisa segera berakhir, kondisi seperti sekarang bukan hanya coronanya yang harus di tekan akan tetapi perekonomian masyarakat Jawa Barat yang harus Pemerintah pikirkan dan perhitungkan biar kondisinya bisa aman dan kondusif.

Ujar Ujang' salah seorang warga dari Nanjung Kutawaringin Kabupaten Bandung.

"Iya betul, saya bener bener merasakan keprihatinan ini semenjak wabah Corona melanda warga sekitar Jawa Barat, hingga saya dan keluarga tahun ini terdampak sekali, gak kebeli daging dan gak kebeli baju lebaran juga gak bisa ketemu saudara yg dari jauh", ketusnya.

Ia katakan lagi, "Jika pemerintah peduli dengan warganya, saya berharap ada sumbangan ke dari pemerintah melalui perangkat Desa atau RT dan RW untuk membantu meringankan ekonomi warga dengan memerikan sedikit rejekinya kepada warga Jawa Barat yg terdampak Covid 19 untuk tunjangan hari raya kepada seluruh masyarakat Jawa barat, mungkin kita gak akan kesulitan seperti saat ini dan kedepan", katanya.

Jelasnya lagi, coba pemerintah bisa memenuhi hak warganya yang sudah terdampak dari akibat Corona yang melanda bangsa ini. Jawabnya.

Nah, sekarang pemerintah menjadi sorotan dari komentar yang kritik membangun, disaat momen penting dan sepertinya bulan yang penuh berkah ini dirasakan sangat kesulitan untuk warga Jawa barat, namun tidak sedikit yang mengeluh dan prihatin untuk kondisi sekarang, semoga dengan adanya keluhan yang dilontarkan beberapa warga Jabar, dari Pemerintah terkait ada perhatian dan memberikan solusi bagi masyarakat yang kurang mampu dan membutuhkan agar dapat di berikan bantuannya untuk meringankan beban ekonomi mereka yang terdampak.

(Red)

author
No Response

Leave a reply "Warga Jawa Barat Tahun Ini Menjerit Tidak Bisa Mudik dan Tidak Makan Daging Hari Raya"