Walau Berbeda Keyakinan, GBT Kristus Bagikan Nasi Kotak Menjelang Buka Puasa

JEMBER,Nuansasinar.Com,-Gereja Bethel Tabernakel (GBT) Kristus Hidup Jember membagikan nasi kotak bagi tukang becak, tukang parkir, ojol dan para gelandangan yang ada di sepanjang jalan trotoar Kota Jember. Aksi sosial kemanusiaan ini dimulai dari depan gereja di Jalan Diponegoro, pada jam 16:30 hingga menjelang mahgrib. Rabu (14/4/2021).

Gembala Sidang GBT Kristus Hidup, Pdt Zefanya Rahmad, mengatakan, kegiatan tersebut rutin dilakukan setiap tahun selama Bulan Ramadhan.

"Saya hanya merasa (hati) rindu saja," ungkap Zefanya sebelum membagikan ratusan nasi kotak. Pengurus (Diakonia) yang dikoordinir oleh ibu-ibu telah menyiapkan lebih dari seratus lima puluh nasi yang dibungkus steroform. Menu hari itu nasi putih, putih telur, telur kecap, dan mie goreng.

Zefanya menjelaskan latar belakang kegiatan sosial di GBT, "Kami punya beberapa langganan tukang becak buat antar jemaat. Berkali-kali saya lihat mereka tidak jalan (tidak ada penumpang). Ini yang membuat hati saya tergugah. Ternyata tidak hanya mereka, tukang parkir dan lainnya yang ada di sekitar kami juga mengalami hal sama. Ketika mereka kita kasih mereka bilang Alhamdulillah. Waktu mereka bersyukur seperti itu hati ini rasanya bahagia sekali," ungkapnya.

Gembala Sidang GBT menjelaskan bahwa aksi tersebut dilakukan setiap hari selama Bulan Suci Ramadhan, kecuali hari Minggu, sebab ada ibadah pagi dan sore. Sudah tiga Ramadhan GBT melakukannya.

Tidak hanya itu, GBT Kristus Hidup sebelumnya sering membagikan sembako. "Selama pandemi kami membagikan sembako seminggu sekali," katanya.

Zefanya tidak hanya bisa berkhotbah tetapi juga memberi teladan. "Kami memotivasi jemaat untuk saling memberi khususnya pada saudara kita yang sedang menjalankan ibadah puasa," ujarnya merendah.

Sumber dana aksi sosial berasal dari internal jemaat baik yang ada di Kota Jember maupun di luar kota. "Kami menerima sumbangan satu ton beras dari jemaat yang di Surabaya, juga ada mie gula minyak goreng dan telur seratus kilo," ungkap Zefanya.

Bahan-bahan diolah secara bergotong royong oleh jemaat (ibu-ibu) yang dikoordinir oleh Ibu Gembala. Nasi dimasak di gereja sedangkan makanan lainnya dimasak di rumah jemaat. Kemudian setelah matang diracik di gereja. Menjelang mahgrib antara pukul 16:00 nasi kotak didistribusikan secara berkeliling.

GBT Kristus Hidup menekankan ajaran kasih, mengasihi orang lain seperti diri sendiri. Itu yang diajarkan oleh Zefanya kepada jemaatnya. "Minggu depan jemaat kami akan membagikan beras kepada delapan puluh kepala keluarga di sekitar gereja," pungkas Zefanya.

Salah satu abang becak, Miskan, biasa mangkal di pertigaan Jalan Trunojoyo-Kartini, kaget dan senang menerima nasi kotak.

"Alhamdulillah dapat nasi buat buka puasa," katanya. Ia tidak tahu siapa yang memberi. Tiba-tiba ada mobil jalan pelan-pan dan berhenti di depan Miskan dan teman-teman. Kemudian mobil itu buka jendela dan memanggil Miskan dan yang lainnya.

(Sigit/Myd)

author
No Response

Leave a reply "Walau Berbeda Keyakinan, GBT Kristus Bagikan Nasi Kotak Menjelang Buka Puasa"