Video Viral Memaki Petugas Pos Penyekatan Dengan Kata Kasar Akhirnya Minta Maaf

SUKABUMI,Nuansasinar.com,-Sempat viral video perlakuan kasar dan kata tak pantas kepada petugas pos penyekatan Cicurug yang hebohkan media sosial beberapa waktu lalu, kedua orang tersebut mendatangi Polres Sukabumi. Minggu (16/05/2021).

Mobil berplat B yang ditumpangi yang di tumpangi kedua orang itu bertujuan ke sukabumi untuk wisata, kemudian di pos penyekatan diminta putar balik hingga terjadinya peristiwa itu. Kejadian yang terekam video itu kemudian viral di media sosial. Diketahui ternyata kedua orang tersebut bernama Raminto dan Hesti yang merupakan warga Bekasi. Hal ini di ketahui setelah keduanya melakukan pernyataan dan permohonan maaf dalam press conference di ruang media center Polres Sukabumi minggu sore 16 Mei 2021 pukul 15.00 WIB.

Kapolres Sukabumi AKBP Lukman Syarif menuturkan bahwasanya telah menerima kedatangan kedua orang yang terkait kejadian viral memaki petugas pos penyekatan Cicurug pada hari sabtu lalu.

“Hari ini kita kedatangan secara sukarela ibu Hesti dan pak Raminto ke kantor Satreskrim Polres Sukabumi terkait kejadian berita viral yang memaki petugas di pos penyekatan Cicurug, Sabtu kemarin pukul 10 siang,” tutur AKBP Lukman Syarif.

Masih dalam kesempatan yang sama Kapolres Sukabumi menegaskan adapun yang menjadi korban adalah petugas Satlantas Polsek Cicurug, Briptu Febio Marcelino, telah memaafkan kejadian tersebut.

“Keduanya telah menyadari perbuatannya. Dengan itikad baiknya, keduanya meminta maaf kepada Briptu Febio dan Polri,” tegas AKBP. Lukman Syarif.

Beliau menjelaskan, kedatangan kedua oarang tersebut dengan kesadaran sendiri. Dari hasil pemeriksaan penyidik, apa yang dilakukan keduanya masuk dalam unsur melawan hukum Undang-Undang Nomor 4 tahun 1984 yaitu tentang wabah penyakit menular serta memenuhi Pasal 216 KUHP tentang tidak meneruti perintah yang dilakukan sesuai Undang-undang dan ditambah Pasal 315 KUHP tentang penghinaan ringan.

“Keduanya melanggar Undang-undang Nomor 4 tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular, kemudian Pasal 216 KUHPidana tentang Tidak Menuruti Perintah Yang Dilakukan Menurut Undang-undang, dan ketiga, Pasal 315 KUHPidana tentang Penghinaan Ringan,” jelas AKBP Lukman Syarif.

Sebagai pimpinan Polres Sukabumi AKBP Lukman Syarif memberikan apresiasi kepada anggotanya yang bertugas dengan sangat baik, namun beliau menyayangkan kejadian yang terjadi. Hal ini adalah ujian kesabaran sebagai anggota kepolisian dalam menjalankan tugas dan tentunya dengan kesadaran masyarakat mematuhi anjuran pemerintah.

“Saya Kapolres Sukabumi, memberikan apresiasi kepada anggota yang melaksanakan tugas dengan baik dan menyayangkan kejadian tersebut. Di sinilah kita diuji kesabaran sebagai anggota kepolisian dalam melaksanakan tugas. Dan di sinilah kita lihat kesadaran masyarakat dalam mematuhi anjuran pemerintah,” ungkapnya.

(Red)

author
No Response

Leave a reply "Video Viral Memaki Petugas Pos Penyekatan Dengan Kata Kasar Akhirnya Minta Maaf"