Tragedi Banjir Bandang Panti, BEM FEB UNEJ Gelar Doa Bersama Dan Bagi Takjil

banner 160x600
banner 468x60

JEMBER,Nuansasinar.com,-Menyambut hari bumi tahun ini BEM FEB UNEJ laksankan kegiatan yang sangat inspiratif 2021, sebagai momentum utamanya dengan bekerjasama pada pihak Cabang Dinas Kehutanan Wilayah Jember memberikan bantuan bibit tanaman pohon kayu sebanyak 400 bibit.

Selain penanaman 400 pohon BEM FEB UNEJ juga menggelar Doa bersama serta pembagian takjil gratis, Kegiatan ini bertajuk GEMATI BUMI yang dilakukan oleh Selain BEM FEB UNEJ dan tokoh masyarakat serta Pemerintah Desa , refleksi dan doa bersama untuk tragedi bencana banjir bandang Panti tahun 2006 silam.

Kegiatan tersebut laksanakan di bantaran kali bedoyo , tepatnya di desa Suci Kecamatan Panti Kabupaten Jember Jatim.
Kegiatan ini disambut baik oleh pemerintah desa, sekaligus di buka langsung oleh kepala Desa Suci, “tiada kata lagi saya sampaikan terimakasih banyak kepada adik-adik semua atas kepedulian nya melakukan reboisasi di Desa Suci ditambah dengan kegiatan Doa Bersama ini” ujar Akhmad Suyuti, M.Pd.I, Kepala Desa Suci.

“Benar dulu disini telah terjadi bencana nasional yakni banjir bandang Panti yang memakan korban kurang lebih 150 jiwa, dan di Desa Suci sini juga banyak yang menjadi saksi mata atas terjadinya bencana tersebut”, kenang Kades Suyuti menambahkan.

Sementara itu Ketua BEM FEB UNEJ menegaskan, "Walaupun hujan deras terjadi pada kegiatan sore ini, namun ceremonial dan penanaman pohon tetap dilakukan , Kegiatan ini dilakukan bersama UKM dan Ormawa di lingkungan FEB UNEJ beserta kelompok DESTANA atau Desa Tanggap Bencana Desa Suci yang merupakan instrumen desa yang terdiri dari masyarakat setempat", tegasnya.

Ia juga menambahkan, bahwa kegiatan GEMATI BUMI ini merupakan bentuk partisipasi dan kontribusi kami kepada masyarakat di Hari Bumi ini serta mengingat bahwa banjir bandang pernah melanda di Panti.

"Kami berharap kegiatan ini dapat menyadarkan kita bahwa bumi harus dirawat , tentu kegiatan ini diyakini sebagai penggugah semangat bahwa bumi harus senantiasa dirawat, dijaga dengan penuh kasih sayang", tambahnya Muhammad Zainur Risqi.

Dengan menanam 400 bibit pohon pada bantaran sungai akan dapat memberikan kekuatan pada tanah dibantaran sungai bedoyo untuk menahan aliran sungai bedoyo yang cukup kuat terutama ketika air sungai meluap setelah hujan" harap Muhammad Zainur Risqi.
bagaimanapun kegaiatan semacam ini sangat penting untuk dilakukan, dengan gemati bumi atau merawat bumi kita dihari ini tentu akan memberikan kebermanfaatan bukan hanya untuk saat ini, namun juga untuk anak cucu di masa depan supay dapat melihat dan merasakn bumi seperti yang kita rasakan sekarang” pungkas Muhammad Zainur.
(Mujianto/Myd)

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Tragedi Banjir Bandang Panti, BEM FEB UNEJ Gelar Doa Bersama Dan Bagi Takjil"