Tambah 1 Korban Meninggal Akibat Ledakan Pertamina

INDRAMAYU,Nuansasinar.com,-Korban kebakaran tangki Gasoline RU VI Balongan pada 29 Maret 2021 lalu dikabarkan meninggal dunia. Diketahui berinisial AF (17) asal Kecamatan Juntinyuat Kabupaten Indramayu.

Terhitung sudah 4 korban meninggal dunia . Dengan rincian, dua orang meninggal dunia lantaran kaget seketika mendengar bunyi ledakan dahsyat dan duanya lagi imbas dari hawa panas dari kebakaran.

AF dinyatakan meninggal dunia setelah menjalani perawatan selama 23 hari sejak tragedi itu.

Informasi yang diperoleh AF meninggal dunia, Selasa 20 April 2021 sekitar jam 11.44 WIB saat masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Pertamina Pusat (RSPP) Jakarta.

Kapolsek Juntinyuat Iptu Dedi Wahyudi membenarkan adanya korban meninggal dunia akibat ledakan Kilang Balongan. Ia beserta anggota dan aparat kecamatan telah menemui pihak keluarga.

“Jenazah rencananya akan tiba ke rumah duka sekitar jam lima sore ini. Akan langsung dimakamkan di desa setempat,” ungkap Dedi.

Pekan sebelumnya, korban ketiga berinisial IA (17 tahun), remaja asal Kecamatan Juntinyuat juga menghembuskan nafas terakhir setelah dua belas hari menjalani perawatan intensif di RSPP Jakarta.

Ibnu Azis tercatat sebagai salah satu dari enam korban ledakan tangki Kilang Balongan yang terluka parah dengan luka bakar di sekujur tubuh.

Dengan demikian, korban ledakan Kilang Balongan yang masih menjalani perawatan di RSPP Jakarta tersisa sebanyak empat orang. Mereka adalah :
1. AA (Laki-laki) 22 tahun, luka bakar grade II-III 50%.
2. K (Laki-laki) 17 tahun, luka bakar grade II-III 40 %.
3. CI (Laki-laki) 17 tahun, luka bakar grade II-III 40 %.
4. DI (Laki-laki) 17 tahun luka bakar grade II-III 40 %.

Dua korban lainnya, meninggal dunia akibat kaget mendengar bunyi ledakan yang amat keras. Diantaran pria berinisial MD (61 tahun), warga Desa Balongan.

Ia meninggal dunia begitu mendengar suara ledakan pada Senin dini hari, saat pertama insiden terjadi.

Kemudian, E (45 tahun), juga warga Desa Balongan. Ia sempat dirawat beberapa hari di RSUD Indramayu, namun meninggal dunia seminggu setelah ledakan dan kebakaran terjadi.

(Tri Karsohadi)

author
No Response

Leave a reply "Tambah 1 Korban Meninggal Akibat Ledakan Pertamina"