Sebanyak 53 Orang Keracunan Diduga Habis Memakan Bakso Bakar di Aceh Timur

banner 160x600
banner 468x60

ACEH. Nuansasinar.com,-Berjumlah Sekitar 53 orang terdiri dari balita, anak anak dan orang dewasa di Desa gampong Sahraja Kecamatan Pante Bidari Kabupaten Aceh Timur tumbang diduga akibat keracunan setelah memakan bakso bakar pada, Kamis (18/3) malam.

Hal tersebut disampaikan anggota DPRK Aceh Timur, H. Tarmizi Daud yang akrab disapa Taprang usai melihat langsung kondisi para korban yang sedang dirawat di ruang rawat inap UPTD Puskesmas Simpang Ulim pada hari Jumat (19/03/2021).

Menurut Taprang, kejadian tersebut diketahui dirinya pada pukul 8.00 WIB Kamis (18/3) malam, setelah ia mendapatkan informasi dari Rajuddin yang merupakan Kepala Desa Sahraja.

“Banyak anak anak dan balita setelah makan jajanan bakso bakar, kemudian mereka merasa mual - mual dan muntah - muntah, bahkan ada yang mencret dan sakit perut,” kata Taprang mengulang seperti yang di sampaikan Rajudin.

Setelah mendapat informasi seperti itu, Kemudian saya langsung menghubungi Kepala Dinas kesehatan Aceh Timur, namun tidak dapat terhubung. Selanjutnya saya menghubungi bapak Sekda Aceh Timur dan Iskandar kepala Puskesmas Kecamatan Madat serta Kapus Simpang Ulim.

"Alhamdulillah, sebanyak 11 orang yang dirawat di Puskesmas Simpang Ulim sudah tertangani dengan baik bahkan sudah mulai membaik sehat, Kecuali Sarimah salah satu warga Sahraja terpaksa harus dilarikan ke Rumah Zubir Mahmud Idi malam itu juga karena terlihat parah,” kata Taprang panggilan akrab untuk H Tarmizi Daud yang dikenal berjiwa sosial dan kritis dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.

Untuk saat ini, sebagian mereka yang menjadi korban masih dirawat di Puskesmas Simpang Ulim dan puluhan lainya malam itu sempat dirawat oleh bidan desa yang bertugas di Gampong Sahraja,” papar H. Tarmizi yang juga sebagai Ketua Fraksi Nasdem DPRK Aceh Timur ini.

Ia juga menjelaskan, nantinya sampel atau sisa jajanan bakso bakar dan bumbu racikan akan dilakukan uji laboraturium.

“Iya sisa makanan tersebut akan diuji di lab, ini perlu untuk mengetahui kandungan apa yang ada di jajanan itu, hingga menyebabkan balita, anak anak dan orang dewasa keracunan,” tukasnya.

Adapun nama-nama korban yang dirawat di Puskesmas Simpang Ulim Aceh Timur yang berhasil dihimpun media adalah:

Santi usia 17 tahun, Rubiah usia 9 bulan, dan Munara usia 4 tahun warga Desa Sahraja anak dari pasangan suami/istri Zainal Abidin dan Sa’adiah.

Kemudian, Maurita usia 4,5 tahun dan Usman usia 17 bulan anak dari Aditya dan Asmawati warga Dusun Pureng Desa Sahraja.

Selain itu, tiga anak dari pasutri Danil dan Asniar Desa Sahraja, bernama. Karunia Putri usia 9 tahun. Maulida Sari usia 14 tahun. Dan Sukmadana usia 10 tahun. Menurut ibunya, Sukmadana dirawat oleh bides Sahraja karena tidak mau di bawa ke Rumah Sakit.

Kemudian, Saudah usia 45 tahun juga warga Desa Sarah Raja. Sementara satu bocah anaknya dari ibu Sarimah tidak tercatat namanya, ia tetap dirawat di Puskesmas Simpang Ulim. Sementara ibunya bernama Sarimah usia 40 tahun terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Zubir Mahmud jelasnya.

(Zainal)

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Sebanyak 53 Orang Keracunan Diduga Habis Memakan Bakso Bakar di Aceh Timur"