Rapat Paripurna Penetapan Kesepakatan RPJMD Kabupaten Pangandaran Tahun 2021-2026

banner 160x600
banner 468x60

 

PANGANDARAN,Nuansasinar.com,-Rapat paripurna Penetapan Kesepakatan Rancangan Awal Rencana pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Pangandaran tahun 2021-2026, bertempat di gedung DPRD. Senin (05/4/2021).

Rapat tersebut dihadiri Bupati H.Jeje Wiradinata, Wakil Bupati Pangandaran H.Ujang Endin Indrawan, Sekda, para Asinten Daerah dan staf ahli dan para SKPD sekabupaten Pangandaran.

Penyusunan RPJMD tahun 2021/2026 harus dioptimalkan dari aspirasi masyarakat, menurut Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Asep Noordin.

"Rancangan awal penyusunan RPJMD akan terbagi dari beberapa segment, mulai dari rancangan awal diteruskan pada Musrembang sampai dengan rancangan akhir, yang pada akhirnya dilanjutka pada raperda penyusunan RPJMD, diharapkan dalam penyusunan RPJMD tahun 2021/2026 adanya keterlibatan masyarakat dioptimalkan," tutur Ketua DPRD Pangandaran Asep Noordin.

Seraya menambahkan Pansus DPRD sudah melakukan pertemuan dengan kalangan stakeholder dan masyarakat untuk mendengar langsung aspirasi apa yang menjadi harapan Pangandaran ke depan serta memberikan sosialisasi pemahaman pada masyarakat tentang penyusunan RPJMD dengan segala ketentuannya, sehingga akan menjadikan aspirasi ke arah makro sesuai yang diharapkan semuanya.

"Diharapkan kedepan, semuanya akan berjalan lancar sesuai harapan masyarakat selalu dilibatkan, sehingga DPRD akan selalu memberikan ruang bagi seluruh stakeholder dan masyarakat tentang apa yang akan dilaksanakan pemerintah daerah 5 tahun ke depan, RPJMD milik seluruh masyarakat bukan hanya milik pemerintah daerah, termasuk pelaku pemerintahan dalam menjalankan roda pemerintahan kabupaten Pangandaran ke depan", tambahnya.

Dalam penyusunan RPJMD harus sesuai dengan harapan cita-cita pamekaran kabupaten Pangandaran, serta harapan masyarakat pangandaran, sedangkan RPJMD tahun 2021-2026 merupakan take off nya kabupaten Pangandaran.

"Makanya mengandung kajian, telaahan dan keselarasan dalam penyusunannya, terutama harus selaras dengan RPJMN, RPJMP dan RPJMD serta selaras dengan Tata Ruang sampai dengan tahun 2038, harus memiliki titik sambung yang selaras dengan RPJMD tahun sebelumnya tahun 2016, karena kita adanya RPJP dan RIPARDA sampai dengan tahun 2025 merupakan dokumen prinsif yang harus selaras", kata Asep Noordin.

Selanjutnya harus melakukan kordinasi untuk menyelaraskan dengan kabupaten/kota terdekat, agar dalam segala bentuk perencanaan menciptakan harmonisasi program pembangunan insfratrukrut dan perekonomian menghasilkan yang maximal.

"Kami DPRD juga mengusulkan optimalisasi Tentang pertanian dan ketahanan pangan, agar perekonomian masyarakat bisa berkembang dengan baik, karena sektor pertanian sesuai kajian tidak terpengaruh dengan Covid-19 tetap berjalan lancar, sehingga perlunya pembangunan insfratrukrut untuk menunjang lahan pertanian perlu diprioritaskan, termasuk perlunya pembangunan insfratruktur embung yang menunjang kebutuhan air", pungkasnya.

(Rachmat)

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Rapat Paripurna Penetapan Kesepakatan RPJMD Kabupaten Pangandaran Tahun 2021-2026"