Oknum Montir Bengkel Menekan Ongkos Bongkar Yang Tak Wajar

CIREBON,Nuansasinar.com,-Salah satu konsumen merasa sangat dirugikan oleh salah satu oknum montir bengkel Aji Motor, yaitu bengkel sepeda motor diwilayah desa Panguragan Kulon kecamatan Panguragan kabupaten Cirebon.

Kronologinya berawal dari salah satu warga membawa kendaraan roda dua yang klaher belakangnya rusak. Kemudian warga tersebut meminta kepada montir yang bekerja di bengkel Aji Motor dan montir pun langsung membongkar bagian ban belakang motor warga.

Seperti apa yang di utarakan salah seorang warga yang bernama Rohman dengan gamblang menceritakan percakapannya pada Nuansasinar.com, Senin (07/6/2021).

"Pa tolong gantiin klaher ban belakang motor saya sudah rusak." Ujar Rohman pemilik motor.

Namun montir malah membuka rem cakram belakang dan tidak mendengarkan apa yang telah di minta oleh si pemilik motor tersebut. Oknum montir pun menjawabnya dengan gaya merasa sudah ahli.

"Ini bukan klaher yang rusak bang tapi kampas rem belakangnya habis", ujar oknum montir di bengkel tersebut.

Lalu, setelah memasang kembali rem belakang dan montir mengetes dengan membawa motor tersebut untuk mengecek, tak lama kemudian kembali lagi ke bengkel.

"Bang, ini klaher belakangnya harus diganti", ucapnya.

Pemilik motor sudah meras ga nyaman dengan cara pelayanan montir tersebut, kebetulan stock klaher dibengkel tersebut habis, salah satu dari montir yang lain pergi membeli ditempat berbeda, tak lama kemudian kembali dengan membawa klaher bekas. Si pemilik motor menolaknya, lalu salah satu yang disuruh membeli klaher terebut pergi ke tempat lain untuk membeli klaher baru. Kurang lebih 30 menit datang dengan membawa klaher baru.

Kemudian si montir langsung memasangnya setelah selesai memasang. Lalu pemilik sepada motor tersebut menghampiri Kodim si pemilik bengkel aji motor bernama bapa kodim. Namun si pemilik merasa kaget karena upah bongkar dengan harga barang yang diganti lebih mahal dari ongkos bongkar.

Klaher seharga Rp. 25.000 tapi ongkos bongkar Rp 30.000. Dan pemilik motor diminta bayar Rp. 70.000. Antara pemilik motor dan pemilik bengkel aji motor meminta bayar, sempat berdebat dan Kodim pemilik bengkel tetap meminta bayar Rp. 70.000 kepada pemilik sepeda motor.

"Saya merasa sangat kecewa dengan pelayanan montir dan si pemilik bengkel aji motor, masa harga barang yang diganti lebih mahal ongkos bongkar nya, itu sama saja dengan pemerasan. Perihal uang saya tidak dipermasalahkan tapi cara montir dan pemilik bengkel aji motor tidak sesuai dengan pelayanan nya. Saya minta kepada semua yang mau service di bengkel aji motor yang bertempat di desa panguragan kulon lebih baik cari bengkel yang lain saja dan jangan service di bengkel aji motor", ungkap Rohman pemilik motor saat dikonfirmasi di rumahnya.

(Rakhmat sugianto)

author
No Response

Leave a reply "Oknum Montir Bengkel Menekan Ongkos Bongkar Yang Tak Wajar"