Kapal Nelayan Karam Di Pantai Pancer Puger Jember

banner 160x600
banner 468x60

JEMBER. Nuansasinar.com,-Kondisi cuaca buruk di bulan Maret menyebab kan angin kencang disertai ombak yang tidak menentu,membuat gelombang sulit diperkirakan oleh para nelayan yang sedang mengais rejeki di Pantai Pancer, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember Jawa timur. Selasa (23/03/2021).

Gelombang besar di Plawangan pantai Pancer telah mengakibatkan tenggelamnya empat buah perahu milik nelayan Puger. Meskipun telah ada empat perahu nelayan yang hancur dan satu anak buah kapal diduga hilang ditelan akibat terjangan ombak.

Patut untuk di acungi jempol jiwa para nelayan tak kenal takut, para nelayan masih nekat melaut walaupun ombak di Plawangan sangat ganas dan sering memakan korban, harta benda bahkan jiwa raga, karena laut adalah tempat tumpuan satu satu nya para nelayan Puger untuk mengais rejeki.

Warga keluarga nelayan dari korban tenggelamnya empat buah perahu, masih terlihat di pinggir Break Water Pancer, guna melihat perahu yang karam, juga lalu lalang perahu nelayan lain, sambil menunggu informasi dari pihak terkait.

Team Basarnas juga telah menurunkan anggotanya untuk pencarian korban hilang. Terlihat beberapa warga memunguti sebagian puing puing dari hancurnya Perahu Speed yang berserakan di muara, untuk dibawa pulang oleh pemilik perahu.

Berkat gerak cepat beberapa pihak, korban laka laut yang terjadi di Pantai Pancer, telah diketahui identitasnya. Korban adalah Mat Yasin (33) warga Mulyosari Rt 31 Rw 09 Desa Harjokuncaran, Kecamatannya Sumbermanjing, Kabupaten Malang.

Dari salah seorang saksi yang notabene adalah nelayan juga, menceritakan awal terjadinya laka laut yang mengakibatkan tenggelamnya beberapa perahu.

"Perahu Rizky Akbar yang di nahkodai Riyadi, dengan awaknya Mat Yasin, tenggelam ketika dihantam gelombang dari belakang”. tutur Gufron (55).

Berawal sekitar pukul 06.00, seperti biasa, sehabis menangkap ikan di tengah laut, pagi itu beberapa perahu secara berbarengan hendak merapat ke daratan. Namun nasib nahas di alami oleh perahu bernama Rizky Akbar. Ketika perahu tersebut sedang melaju memotong arus, secara tiba tiba telah diterjang gelombang besar dari arah belakang, tidak kuat menahan derasnya gelombang, perahu pun oleng dan kemudian terbalik, diseret lagi oleh arus yang kuat, dihantamkan ke karang hingga mengakibatkan perahu hancur berkeping keping.

”Kami para nelayan yang dibelakang tidak kuasa menolong, kalau kami maju, kami juga akan hancur. Kejadian sangat cepat, hanya dalam hitungan menit, perahu sudah hancur", kata Ismai (56) nelayan yang lain

Kasat Polairut Jember, Iptu M.Nai, saat di konfirmasi, membenarkan semua kejadian tersebut.

"Telah terjadi laka laut pagi ini, satu korban dinyatakan hilang, kami beserta pihak pihak terkait sedang melakukan pencarian“, pungkasnya.

(Mulyadi)

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Kapal Nelayan Karam Di Pantai Pancer Puger Jember"