Dinas DPMPTSP Purwakarta Hentikan Operasional PT. Adidaya Wiring System Indonesia

banner 160x600
banner 468x60

PURWAKARTA,Nuansasinar.com,-Dinas DPMPTSP Kabupaten Purwakarta merekomendasikan untuk menghentikan kegiatan operasional PT. Adidaya Wiring System Indonesia(AWSI) mulai hari senin 26 April 2021 keputusan tersebut merupakan hasil rapat yang diselenggarakan oleh Dinas DPMPTSP Purwakarta dengan Setiadi Wijayanto sebagai pemilik bangunan gedung PT.AWSI, (21/4).

PT. AWSI yang beralamat di Dusun Cibulao Desa Cirende Kecamatan Campaka Purwakarta diduga menyalahi perizinan, izin yang dikeluarkan oleh DPMPTSP bukan untuk PT. AWSI melainkan untuk gudang pertanian namun pada kenyataannya PT. AWSI melaksanakan operasionalnya dengan memperoduksi cable dan PT. AWSI diduga melanggar zonasi karena wilayah Desa Cirende merupakan zona hijau.

Setiadi Wijayanto sebagai pemilik bangunan gedung PT. AWSI merasa kecewa atas keputusan rapat tersebut karena Dinas DPMPTSP Purwakarta hanya menghentikan kegiatan operasional PT. AWSI.

"Yang saya inginkan yaitu DPMPTSP Purwakarta selain menghentikan kegiatan operasional PT. AWSI juga menginstruksikan kepada PT. AWSI untuk mengosongkan gedung termasuk mengeluarkan mesin mesin produksi dari gedung, saya pun menolak untuk menandatangani notulen rapat terkait keputusan tersebut," tegasnya saat dikonfirmasi oleh awak media, Kamis (22/4/2021).

Setiadi pun merasa geram atas sikap arogansi Krisubanu selaku Kasie pengawasan DPMPTSP Purwakarta, pasalnya saat saya menolak untuk menandatangani notulen rapat, dirinya tidak akan melayani lagi pengaduan saya terkait polemik PT. AWSI dan Krisubanu menyetujui ketika pihak perwakilan Perusahaan keberatan dan menolak nama PT. AWSI ditulis di draft notulen rapat dengan alasan selama ini PT. AWSI tidak berizin.

"Saya menilai Krisubanu terkesan memihak PT. AWSI, ini sangat tidak profesional sekali," sesalnya.

(MN)

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Dinas DPMPTSP Purwakarta Hentikan Operasional PT. Adidaya Wiring System Indonesia"