Diduga Kades Karang Sembung Menyalah Gunakan Wewenang Perihal Pengangkatan Guru MTS Menjadi Sekdes

banner 160x600
banner 468x60

CIREBON,Nuansasinar.com,-Kades (kuwu) karang sembung diduga telah menyalah gunakan wewenang perihal proses pengangkatan sekdes. Dikarenakan sekdes yang diangkat tersebut merupakan seorang guru honorer di salah satu sekolah MTS diwiayah kabupaten Cirebon.

"Yang menjadi permasalahan bahwa yang bersangkutan telah mendapatkan sertifikat guru", ujar Yayat Hidayat salah satu warga desa Karang Sembung.

Menurut saudara Yayat Hidayat yang nota bene warga desa Karang Sembung, bahwa hal tersebut telah melanggar uu no 6 tahun 2014 tentang desa dengan pasal 51 yang berbunyi;

Bahwa kepala Desa tidak boleh membuat keputusan yang menguntungkan diri sendiri, anggota keluarga, pihak lain dan golongan lain atau menyalah gunakan wewenang tugas dan kewajiban.

Perangkat desa tidak boleh merangkap jabatan sesuai dengan peraturan dan perundang undangan yang berlaku.
Hal senada dikatakan oleh salah satu warga yang bernama Caswadi selaku penggiat di desa tersebut mengatakan

"Bahwa perangkat desa mendapatkan hak penghasilan dari APBD/APBN, sementara sekdes yang diangkat oleh kades ( kuwu) karang sembung adalah seorang guru yang jelas nyata menerima sertifikat dari jabatannya sebagai guru", ujar Caswadi.

Menurut PP no 64 th 2008 tentang guru BAB III pasal 15 ayat 1 huruf (F) yang menyatakan bahwa guru yang bersertifikat tidak boleh terkait sebagai tenaga tetap pada instansi selain satuan pendidikan tempat bertugas,

"Sehingga saudara Retno atau sekdes desa karang sembung, telah menerima kedua dua nya yang telah nyata merugikan keuangan negara sebagaimana aturan tentang penggunaan keuangan negara melalui kementrian keuangan", ungkap Nana Supriyana salah satu warga desa Karang Sembung saat dikonfirmasi oleh awak media Nuansasinar.com.

Menurut Nana Supriyana dilihat dari PP no di 17 tahun 2003 bab IX pasal 34 no 2 yang berbunyi pimpinan unit organisasi kementerian negara/ Lembaga/ satuan kerja perangkat daerah yang terbukti melakukan penyimpangan kegiatan anggaran yang telah ditetapkan dalam undang undang tentang APBD/APBN diancam dengan pidana penjara dan denda sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Yayat Hidayat, Caswadi, dan Nana Supriyana mewakili warga desa Karang Sembung telah mengajukan laporan pengaduan langsung ke Polresta Cirebon.

"Alhamdulillah pihak Polresta Cirebon menanggapi dengan baik pengaduan dan laporan masyarakat. Kami mewakili masyarakat mengucapkan terimakasih kepada bapak Kapolresta Cirebon yang tanggap akan masalah yang dihadapi masyarakat, khususnya masyarakat desa karang sembung kabupaten cirebon dan Kami memohon agar kapolresta cirebon agar segera menindak lanjut serta segera menuntaskan kasus yang terjadi di desa Kami", sambung Nana Supriayana.

(Casmad/Rakhmat Sugianto)

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Diduga Kades Karang Sembung Menyalah Gunakan Wewenang Perihal Pengangkatan Guru MTS Menjadi Sekdes"