Bupati Pangandaran Rampingkan Tenaga Kerja Non ASN Sesuai Kebutuhan

PANGANDARAN,Nuansasinar.com,-Perampingan tenaga kerja Non ASN akan dilakukan bertahap guna efisiensi beban kerja dan anggaran APBD Pangandaran.

Hal ini diutarakan Bupati Pangandaran H.Jeje Wiradinata, langkah ini diambil karena keadaan jumlah tenaga kerja Non ASN kabupaten Pangandaran dinilai terlalu gemuk, sehingga jumlah anggaran untuk menutup honor pegawai Non ASN sangat besar mencapai 100 milyar lebih per tahunnya. Jumlah pegawai di lingkungan pemerintah kabupaten Pangandaran mencapai 4.400 orang, akan dilakukan perampingan sebesar 30 Prosen hartinya sebanyak 1.200 orang, sehingga akan mengurangi beban pemerintah dalam memberikan honor pegawai Non ASN.

"Lebih baik anggaran APBD tersebut diarahkan untuk membangun kebutuhan rakyat yang paling mendasar", uturnya.

Dirinya pun menambahkan, bahwa perampingan baru lalu, sama sekali tidak ada hubungannya atau berkaitan dengan dendam politik paska Pilkada 2020, seperti berbagai opini kalangan yang disampaikan, akan tetapi perampingan ini hanya untuk mengurangi beban pemerintah semata.

"Tenaga kerja Non ASN yang kena perampingan yang nota bene banyak juga orang dari kalangannya dari kader", kata H.Jeje Wiradinata.

Sedangkan Sekretaris Daerah Kabupaten Pangandaran H.Kusdiana, SH, MM., menyampaikan perampingan tenaga kerjan Non ASN melalui asesment yang dilakukan oleh team assesor independent yang mana seleksi ulang pegawai Non ASN sistem passing grade dengan penilaiannya.

"Dengan adanya perampingan pegawai Non ASN diharapkan struktur pegawai pemerintahan Pangandaran akan lebih efisien, bahkan honor pegawai yang tidak kena perampingan akan lebih meningkat sesuai UMK dibandingkan sekarang", pungkasnya.

(Rakhmat)

author
No Response

Leave a reply "Bupati Pangandaran Rampingkan Tenaga Kerja Non ASN Sesuai Kebutuhan"