Bupati H.Hendy Siswanto, Sekolah Akan Dibuka Secara Bertahap

banner 160x600
banner 468x60

JEMBER,Nuansasinar.com,-Bupati Hendy melihat langsung simulasi Pembelajaran Tatap Muka dan berikan edukasi 5M pada siswa SMPN 7 Jember. Bupati Jember, Hendy Siswanto dan Wakilnya KH Muhammad Balya Firjaun Barlaman, meninjau simulasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SD Sumbersari 02 dan SMPN 7 Jember, Jum'at (09/4/2021).

Hendy menyatakan, akan membuka sekolah untuk kegiatan PTM secara bertahap. Dari pengamatannya ada beberapa alasan PTM akan dilakukan secara bertahap.

"Ini kita bikin bertahap", ucapnya.

Bupati Hendy juga menjelaskan, semangatnya adalah semua sekolah di Jember akan dibuat pembelajaran PTM. Namun masih perlu berikhtiar sebab tenaga pengawasannya terbatas seperti guru, satuan tugas (satgas), dan juga aparat TNI Polri.

Menjelang Bulan Ramadhan, siswa kelas VI SD dan kelas IX SMP akan mengikuti ujian akhir. Hendy memastikan, lewat simulasi, pelaksanaan ujian tatap muka bisa dilakukan dengan protokol covid-19 yang ketat.

Hendy dan Firjaun melihat langsung siswa memasuki halaman sekolah terlebih dulu mencuci tangan. Lalu mereka dicek suhu satu persatu. Saat simulasi, didapati seorang anak di SMP 7, suhunya badannya tinggi sehingga segera diarahkan ke ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS).

Pihak sekolah memasang denah lokasi kelas dengan tanda arah (flow) sebab setiap ruang hanya diisi 50% dari kapasitas semula. Tidak ada jam istirahat tetapi jam PTM dipadatkan. Setelah selesai siswa langsung pulang ke rumah masing-masing. Siswa tidak diijinkan membawa alat transportasi sendiri.

"Begitu pulang sudah ada yang menjemput. Ini adalah komitmen antara sekolah, Pemda, satgas, dan orang tua siswa sudah menyatu bahwa saat ini sedang pandemi covid-19," kata Bupati pilihan rakyat Jember itu.

Bupati dan Wakil melihat langsung simulasi Pembelajaran Tatap Muka di SMPN 7 Jember

Di bagian lain Kepala sekolah SMPN 7, Syaiful Bahri, mengatakan simulasi tersebut menghadirkan separuh dari siswa kelas IX.

"Kita berharap anak-anak kami ini akan mengikuti ujian kelulusan sekolah," ungkap Syaiful. Rencananya ujian kelas IX akan dilaksanakan tanggal 29 April 2021. Tetapi sebelumnya pihak sekolah akan melakukan persiapan bagi mereka.

"Ada pengayaan atau peningkatan kemampuan anak. Kecenderungannya saat ini animo mengikuti pembelajaran secara daring melemah," Syaiful membeberkan kondisi siswanya.

Menurut Syaiful, pada tahap awal akan diberlakukan TPM kepada kelas IX dan berikutnya menyusul kelas VIII dan kelas VII.

(Sigit/Mlyd)

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Bupati H.Hendy Siswanto, Sekolah Akan Dibuka Secara Bertahap"