BMKG NTT Himbau Tetap Waspada Cuaca Ekstrim, Hujan Lebat Disertai Angin Kencang

banner 160x600
banner 468x60

KUPANG NTT,Nuansasinar.com,-Berdasarkan analisis dinamika atmosfer laut menunjukkan bahwa cuaca ekstrim masih berlangsung paling tidak hingga Mei 2021 dengan kecenderungan menuju netral.

"Fenomena Maden-Julian Oscilation (MJO) terpantau aktif di sebagian wilayah Indonesia bersama dengan fenomena gelombang Kelvin dan rossby ekuatorial yang dapat berkontribusi pada peningkatan awan hujan ". ungkap kepala stasiun BMKG EL Tari Kupang NTT Agung Sudiono Abadi, S.Si melalui konferensi pers, Sabtu(03/04/2021)

BMKG mendeteksi adanya bibit siklon tropis 99S di laut Sabu NTT dan diperkirakan akan cenderung menguat dalam 24 jam ke depan dengan pergerakan menjauhi wilayah Indonesia.

Secara tidak langsung, keberadaan bibit siklon 99S di laut Sabu tersebut berkontribusi signifikan terhadap peningkatan labilitas Atmosfer dan pertumbuhan awan hujan di wilayah NTT.

"Kondisi ini menyebabkan terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga disertai angin kencang diseluruh wilayah NTT dalam periode beberapa hari ke depan, terutama wilayah kota Kupang, Kabupaten Kupang NTT, TTS,TTU, Belu, Malaka, Sabu, Rote Ndao, Nagakeo, Ngada, Ende, Manggarai, dan sebagian Flores Timur Lembata, Alor dan Sumba Timur", ujarnya.

Sementara itu berdasarkan perkiraan cuaca, berbasis dampak untuk potensi banjir bandang dalam periode hingga tiga hari ke depan dengan kategori siaga berpotensi yang terjadi di wilayah NTT diantara nya, Kota Kupang, Kabupaten Kupang, TTU dan TTS.

Masyarakat dihimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrim atau hujan lebat disertai angin kencang, petir, gelombang tinggi dll, dan dampak terhadap bencana hidrometeorologi yang dapat menimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan air, pohon tumbang dan lain-lain.

(Dedimus Panggur)

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "BMKG NTT Himbau Tetap Waspada Cuaca Ekstrim, Hujan Lebat Disertai Angin Kencang"