Atas Tuntutan JPU Terhadap Terdakwa Arfan Ardianto Satu Tahun Penjara, Orang tua Korban Merasa Tidak Puas

banner 160x600
banner 468x60

SINJAI. Nuansasinar.com,-Terkait kasus penganiayaan anak di bawah umur yang dilakukan oleh oknum honorer Dishub Kabupaten Sinjai, Terdakwa telah disidangkan pada rabu kemarin (03/3).

Namun dari hasil sidang JPU tuntut satu tahun penjara terhadap terdakwa, dan sidang ditunda pada 2 pekan mendatang pada tanggal 17 maret untuk pembacaan pembelaannya terhadap pembelanya kepada terdakwa, sampai berita ini di turunkan. Kamis (04/03/2021).

Dari hasil tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Sinjai terhadap terdakwa AA (30) Bin MG yang telah melakukan tindak kekerasan terhadap anak di bawah umur A (16) Bin AB dengan tuntutan satu tahun penjara terhadap terdakwa, namun orang tua korban merasa kecewa.

Kedua orang tua korban yang di temui di selah selah kesibukannya di kediamannya oleh awak media mengatakan bahwa Selaku orang tua korban merasa kecewa dengan hasil di persidangan kemarin, mengapa ! Karna JPU tuntutannya hanya satu tahun dan terdakwa belum ditahan, lalu sidangnya di undur lagi 2 minggu kedepan, ada apa ini?.

"Jika dicermati dan mengingat dari pasal yang diterapkan JPU adalah pasal 80 ayat 1 jo 76c yang ancaman hukumannya di atas 3 tahun 6 bulan, sementara JPU menuntut hanya setahun, padahal dalam dakwaan JPU yang pertama (1). Atas perbuatan terdakwa, meresahkan masyarakat. Dan ke (2). Terdakwa terbukti telah melakukan pelanggaran tindak pidana kekerasan anak di bawah umur, yang mengakibatkan luka, sebagaimana dimaksud dengan pasal tersebut. Serta yang ke (3). Terdakwa telah mengakui kesalahannya di depan persidangan dan bersikap sopan di pengadilan." Ungkap Ayah korban AB di hadapan media.

Lebih lanjut dijelaskan, bahwa selaku orangtua korban mempertanyakan pertimbangan JPU yang ketiga tersebut.

"Yang jelas kami selaku orang tua korban justru mempertanyakan pertimbangan hukum JPU yang ke tiga tersebut, kan sudah jelas dan kenapa hanya dituntut satu tahun penjara." Keluhnya.

"Ingat kami ini selaku orang tua korban hanyalah masyarakat kecil yang kurang paham hukum, namun kami punya iman dan keyakinan serta harga diri. Kami berpijak, berdiri di negara NKRI yang berdaulat serta berkeadilan"

"Jadi kami berharap kepada Hakim yang memeriksa dan mengadili perkara tersebut, agar menegakkan rasa keadilan dalam menetapkan putusannya." tutur AB.

(Iwan)

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Atas Tuntutan JPU Terhadap Terdakwa Arfan Ardianto Satu Tahun Penjara, Orang tua Korban Merasa Tidak Puas"