Anang Pujianto Penjual Kerupuk Yang Kreatif Menyulap Televisi Bekas Menjadi Aquarium

banner 160x600
banner 468x60

JEMBER,Nuansasinar.com,-Kondisi apapun bisa di lakukan, asal ada niat, tekad dan kemauan, televisi tabung rusak juga bisa di manfaatkan. Jangan keburu dibuang atau dijual ke pedagang rongsokan. Televisi rusak bisa dijadikan aquarium TV oleh Anang Pujiarto, (42) seorang penjual kerupuk yang biasa mangkal di Pasar Sabtuan. Anda akan melihat kehidupan air lengkap dengan ikan hias di dalam televisi anda.

Anang dulunya pernah bekerja di perusahaan distributor barang konsumen sebagai supervisor. Ia berhenti tahun 2017 karena perusahaan tempatnya bekerja secara prinsipal produk tidak lagi masuk dengan perusahaan besar. Akibatnya ia harus berhenti bekerja.

Tetapi sebelumnya, pada tahun 2016, istrinya memulai usaha kerupuk. Waktu itu dia dan keluarga kecilnya tinggal di Probolinggo karena tugas.

Selepas jadi karyawan Anang mencoba fokus membesarkan usaha kerupuk yang dirintis istrinya. Ia kembali ke rumahnya sendiri di Perumahan Taman Gading Blok NN 20 RT 004 RE 036 Kelurahan Tegalbesar Kecamatan Kaliwates, Jember.

Awalnya usaha aquarium TV ini dimulai secara tidak sengaja. Ketika itu, tahun 2016, televisinya yang ukuran 29 inci rusak. Lalu dibawa ke tempat reparasi. Tukang service minta ongkos 2 juta rupiah. Anang tidak jadi memperbaiki karena ongkosnya terlalu mahal.

“Kalaupun ada duit mending beli tv flat yang baru dengan ukuran hampir sama tinggal nambahin dikit,” kenangnya kepada Nuansasinar.com.

Ketika itu ia juga ingat anaknya minta dibelikan aquarium. Muncul ide dalam dirinya, bagaimana jika aquarium itu nanti ditaruh di dalam televisi. Kemudian televisi yang rusak itu dibongkar dan dimodifikasi sedemikian rupa sehingga aquarium ada di dalamnya.

Alhasil karya aquarium TV terwujud dan anaknya senang. Ternyata ada temannya yang melihat buatannya itu dan tertarik minta dibikinkan. Lambat laun dari mulut ke mulut aquarium TV semakin dikenal orang.

Bahan yang digunakan adalah rangka atau body tv secara utuh (full). Kemudian komponen dikeluarkan semuanya dan tinggal rangka televisi saja. Aquarium dibuat mengikuti bentuk dan ukuran televisi. Setelah itu aquarium kaca dimasukkan dan rangka televisi direkatkan lagi.

Sejauh ini Anang telah membuat 32 unit dan sudah laku 31 unit. Harga jualnya mengikuti ukuran tv. Ukuran 14 inci dijual seharga Rp. 500.000,- ukuran21 inci Rp. 700.000, dan 29 inci Rp. 850.000,

Menurut Anang, “Intinya pertama daur ulang, bahan yang dipakai adalah barang bekas yang tidak lagi berfungsi tetapi memiliki kenangan. Kedua, bisa menambah nilai jual (daripada dijual ke rongsokan),” ungkapnya.

Ia membuat aquarium TV berdasarkan pesanan. Bahannya didapat dari tempat reparasi elektronik. Waktu pengerjaan jika secara maraton paling lama 2 Minggu.

Karakter Miniatur. Anang Pujiarto juga membuat Karakter Miniatur kendaraan (semua kendaraan). Dari sepeda angin (ontel), sepeda motor, mobil, hingga kereta api.

“Awalnya ngisi waktu luang saat berdagang (kerupuk) di pinggir jalan di depan Pasar Sabtuan,” katanya.

Dirinya melihat banyak barang bekas yang terbuang begitu saja seperti tusuk telur gulung, kardus, korek gas dan lainnya.

Ia membuat miniatur itu karena hobby. Selain itu juga limbah-limbah itu harga jualnya murah.

Miniatur sepeda angin ia hargai Rp. 50.000, miniatur Vespa Rp. 75.000, dan miniatur sepeda motor ia jual seharga Rp. 200.000.

Anang berharap ada perhatian dari pihak lain khususnya pemerintah agar usahanya bisa berkembang lagi.

(Sigit/Myd)

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Anang Pujianto Penjual Kerupuk Yang Kreatif Menyulap Televisi Bekas Menjadi Aquarium"