Aceh Timur, Potensi Wisata Sebagai Pemulihan Ekonomi

banner 160x600
banner 468x60

ACEH. Nuansasinar.com,-kini pemerintah Aceh Timur terus mengembangkan Desa yang memiliki potensi wisata sebagai salah satu cara pemulihan ekonomi dari sektor wisata yang ada di Aceh timur.

Dengan di bukanya wisata mulai dari pada pantai hingga pemandangan alam dan air terjun, akan membangkitkan perekonomian masyarakat, hal ini perlu dukungan penuh dari masyarakat serta pemerintah daerah Aceh Timur, Minggu (14/03/2021).

Upaya yang dilakukan untuk mengembangkan Desa wisata itu yakni berkolaborasi dan bersinergi dengan mengmbangkan potensi alam yang ada.

Pertama yang harus di lakukan pemerintah adalah membangun inferastruktur, mendorong pengembangan atraksi wisata juga meningkatkan kualitas amenitas, memperkuat promosi wisata, mendorong investasi menyusun standar prosedur manajemen pariwisata.

Pentingnya membangkitkan wisata dalam hal ini dapat memperbaiki perekonomian dan mengurangi angka pengangguran yang saat ini menjadi sebuah polemik di tengah Masyarakat.

Kabit pariwisata Aceh Timur Hayatul Ridha, SE., menyampaikan, dalam peraturan Bupati Aceh Timur diwajibkan kepada Gampong yang memiliki objek wisata harus membuat qanun Gampong supaya tertip dan membuat kelompak sadar wisata sebagai pengelolanya yang ada serta tertata dengan baik dan rapi.

“Objek wisata itu merupakan anugrah terindah dari Allah, sangat kita sayangkan kalau itu tidak bisa menjadi Rahmat untuk kita nikmati”, katanya.

Tidak pernah ada kata terlambat dan saatnya kita gencar bersama kita bisa dan bersama kita kuat.

Sementara itu, Teuku Amran SE.,MM., selaku Kasatpol PP dan WH Aceh Timur siap menertipkan dan mengawal objek wisata yang ada di Aceh Timur ini.

“Kita akan siapkan personel Wilayatul Hisbah (WH) Aceh Timur dan kita siap mengawal obyek wisata yang ada di Aceh Timur sehingga tidak ada pengunjung wisata, terutama wisata pantai yang melanggar syariat Islam serta kita selalu patuhi ada istiadat setempat dan berdasarkan qanun tentang syariat Islam yang berlaku di Aceh ini," ujarnya.

Dikatakannya juga, bahwa objek wisata yang ada kiranya dapat dijaga dengan baik dan benar sehingga di samping kita taat kepada peraturan juga kita patuh terhadap kanun yang telah ada, silahkan di kelola dengan baik supaya untuk penambahan PAD daerah dan desa setempat.

"Juga untuk mengurangi pengganggu tanaman yang ada di desa dan kini dengan adanya tempat wisata tersebut tentu desa tersebut lebih baik lagi dan masyarakat ya juga mendapat penggasilan jadikan yang baik pula", tandasnya.

(Zainal/ardi)

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Aceh Timur, Potensi Wisata Sebagai Pemulihan Ekonomi"