52 kg sabu dan 35,915 exstasy di Tangkap BC, BNN Ungkap Di Perairan kota Langsa

banner 160x600
banner 468x60

ACEH. Nuansasinar.com,-Kantor Bea Cukai dan Badan Narkotika Nasional berhasil menggagalkan usaha penyelundupan narkotika jenis metaphetamine/sabu seberat 73,52 kg dan 35.915 butir ekstasi di wilayah Kota Langsa, Aceh, Jumat (26/03/2021).

Kepala Bidang Humas Kanwil Bea Cukai Aceh, Isnu Irwantoro dalam press rilis menyampaikan penggagalan penyelundupan tersebut di Kantor Badan Narkotika Nasional, Cawang, Jakarta Timur, Kamis (25/3) menjelaskan kronologi kejadian penyelundupan narkoba melalui jalur laut dari Malaysia ke wilayah Aceh yang kembali dilakukan oleh anggota jaringan sindikat narkoba.

Barang bukti sabu dan ekstasi yang berhasil diamankan Bea Cukai dan Badan Narkotika Nasional di wilayah Kota Langsa, Aceh.

Berdasarkan informasi dari masyarakat, petugas Bea Cukai dan BNN melakukan operasi bersama dengan melakukan penyisiran di perairan Langsa, Aceh pada tanggal 11, 14,15 dan 16 Maret 2021.

Dalam kegiatan operasi bersama tersebut, Selasa tanggal 16 Maret 2021 petugas gabungan melakukan pemeriksaan terhadap kapal-kapal nelayan yang melintas di sekitar kapal patroli Bea dan Cukai BC 20008.

Pada saat dilakukan pemeriksaaan terhadap satu kapal, petugas berhasil menemukan dan menyita sabu sebanyak 70 bungkus seberat 73,52 kg dan 10 bungkus ekstasi sebanyak 35.915 butir.

Lanjutnya, selain barang bukti berupa narkotika tersebut, ditemukan juga barang bukti berupa tiga buah identitas tersangka, satu unit telepon genggam, dan satu unit mobil Honda Jazz dengan plat BK 1706 UB. “Selain itu, di kapal nelayan tersebut petugas mengamankan tiga orang ABK berinisial AB, GS dan MR,” sebutnya.

Kapal pembawa barang bukti sabu dan ekstasi yang berhasil diamankan Bea Cukai dan Badan Narkotika Nasional di wilayah Kota Langsa.

Selanjutnya, terkiat penangkapan tersebut, Rabu tanggal 17 Maret 2021 petugas melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan MUL di daerah Pidie yang berperan sebagai pengendali jaringan. “Atas barang bukti dan empat tersangka tersebut dibawa ke Jakarta untuk proses penyidikan lebih lanjut,” ungkapnya lagi.

Penindakan sabu ini, sebut Isnu Irwantoro, tim gabungan Bea Cukai dan BNN ini setidaknya telah menyelamatkan lebih dari 300.000 anak bangsa dari penyalahgunaan narkotika. Sedangkan perbuatan para tersangka dapat diancam dengan hukuman maksimal berupa hukuman mati sesuai UU Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Penindakan secara kontinu dan masif yang dilakukan Bea Cukai dan aparat penegak hukum lain merupakan bukti keseriusan Pemerintah dalam melindungi masyarakat Indonesia dari ancaman narkotika. “Bea Cukai berharap agar masyarakat dapat turut berperan aktif dalam memberikan informasi kepada pihak yang berwenang jika menemukan kegiatan mencurigakan khususnya terkait peredaran gelap narkotika,” tandas Isnu Irwantoro.

(zainal)

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "52 kg sabu dan 35,915 exstasy di Tangkap BC, BNN Ungkap Di Perairan kota Langsa"