• Minggu, 22 Mei 2022

Wow! Twitter Punya Pemilik Baru Bernama Elon Musk yang Mengakuisisi Saham 44 USD

- Selasa, 26 April 2022 | 13:52 WIB
Elon Musk (Youtube Usa Today https://www.youtube.com/)
Elon Musk (Youtube Usa Today https://www.youtube.com/)

Jakarta, MNS-Miliarder Elon Musk akhirnya setuju untuk membeli semua saham Twitter. Inc senilai 4444 miliar, setelah ditolak oleh raksasa media sosial. Kesepakatan itu dicapai setelah pembicaraan antara Musk dan eksekutif Twitter pada Senin pagi (25/4/2022). Berikut fakta-fakta tentang perjalanan akuisisi raksasa media sosial Twitter.

Awalnya, Elon Musk menawarkan untuk mengakuisisi saham senilai $ 43 miliar, tetapi kesepakatan Senin menunjukkan bahwa Musk menghargai setiap investor dengan $ 54,20 per saham, sehingga total akuisisi menjadi $ 44 miliar.

Pada 15 April, Twitter mengadopsi rencana hak pemegang saham, strategi pil racun untuk memblokir tawaran Elon Musk yang tidak diminta untuk menghubungkan perusahaan. Ini dilakukan setelah Musk secara terbuka mengumumkan tawarannya.

Bank-bank besar AS telah menyiapkan pendanaan untuk Elon Musk, membeli Twitter dari beberapa bank besar menggunakan pembiayaan berbasis leverage. Goldman Sachs Group Inc., JP Morgan Chase & Co. Dan Allen & Co., sebuah bank investasi kecil.

Baca Juga: Rebahaners Bahagia, Sinopsis Sicario yang Segera Hadir di Trans TV

Akan menjadi konsultan Twitter. Morgan Stanley, sementara itu, akan menjadi penasihat utama Musk. Bank of America Corporation dan Barclays Plc juga akan menjadi konsultan. Sekitar sembilan bank lain akan membantu memberikan 25 25,5 miliar pinjaman kepada Morgan Stanley, Bank of America dan Barclays, termasuk Credit Suisse Group AG, BNP Paribas SA, Citigroup Inc. Dan Deutsche Bank AG. 3.

Elon Musk menjadi pemilik tunggal Twitter remaja ini meninggalkan media sosial untuk menjadi perusahaan swasta setelah mengambil semua saham Elon Musk. Tidak akan ada lagi investor setelah itu.

Elon Musk mengatakan bahwa jika dia menjadi pemilik, dia akan menjadikan platform sebagai dasar kebebasan dan mempromosikan perubahan. Tambahnya Musk bertanggung jawab jika perjanjian gagal.

Pernyataan tidak menunjukkan apakah kedua pihak setuju untuk membayar biaya penghentian jika terjadi kegagalan transaksi. Namun, berdasarkan laporan sebelumnya, Musk akan membayar jika kontrak gagal atau jika dia memilih untuk membatalkan kontrak.

Halaman:

Editor: Faisal Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Biografi Ashira Zamita yang Dulunya Artis Cilik

Selasa, 17 Mei 2022 | 21:40 WIB

Mujarobat Membaca Al-Kahfi di Hari Jum'at

Jumat, 13 Mei 2022 | 19:42 WIB
X