Menjelang Bulan Suci Ramadhan Harga Cabai di Pasar Rengasdengklok Belum Stabil

banner 160x600
banner 468x60

KARAWANG,Nuansasinar.com,-Jelang Bulan Suci Ramadhan yang tinggal beberapa hari, ternyata berdampak pada harga cabai di Pasar Rengasdengklok, Kabupaten Karawang yang belum stabil. Biasanya disaat harga normal harga cabai merah Rp.25.000, namun kini mencapai Rp.46.000 per kg.

Asep, pedagang sayur di Pasar Rengasdengklok menyampaikan harga sayur mayur saat ini belum normal, bahkan ada kenikan seperti harga kentang yang tadinya Rp. 10.000 per kg, namun kini menjadi Rp.12.000 per kg.

"Harga sayur mayur saat ini belum stabil, malah ada yg melonjak alias naik," ujarnya, Kamis (08/04/2021).

Bahkan, lanjut Asep, untuk harga Cabai merah dan harga cabai keriting harganya masih diatas Rp. 40.000 sejak beberapa minggu kebelakang dan belum normal, kalau harga nomalnya biasanya hanya Rp. 25.000 per kg.

"Malah harga cabai sejak beberapa minggu kebelakang, masih mahal bila dibandingkan saat harga normal, karna saat haga normal, sekarang harganya Rp.46.000 per kg," papar Asep.

Berikut harga sayur-mayur hasil wawancara dengan salah satu pedagang di Pasar Rengasdengklok, Kabupaten Karawang.

Harga cabe rawit Rp.36.000 per kg
Harga cabe merah Rp.46.000 per kg
Harga cabe merah keriting Rp.45.000 per kf
Harga tomat Rp.7.000 per kg.
Harga bawang merah super Rp.22.000 per kg
Harga bawang merah Rp.18.000 per kg.
Bawang daun Rp.8.000 per kg.
Kol daun Rp.6.000 per kg.
Sesin Rp.6.000 per kg.
Kentang Rp.12.000 per kg.

Belum normalnya senumlah harga sayur-mayur, kata Asep, berdampak pada hasil penjualan atau daya beli, karena mereka tidak tahu bahwa harga sayur mayur masih mahal.

"Kalau respon pembeli suka rewel walaupun ujung ujungnya tetap membeli, karena yang mau di beli itu sudah menjadi kebutuhan sehari hari," jelasnya.

Terpisah, menanggapi masih mahalnya sejumlah sayur-mayur, salah satu konsumen mengatakan, dirinya merasa keberatan karena harus bisa mengatur pengeluaran sedangkan penghasilan atau pemasukan belum ada peningkatan.

"Secara pribadi, saya merasa keberatan, habis mau bagaimana lagi namanya juga kebutuhan sehari-hari," kata Wiwin warga Kecamatan Cibuaya.

Iapun berharap kepada Pemerintah agar harga sayuran kembali normal sehingga ia bisa menyisihkan pengeluaran untuk menabung.

"Harapan saya kepada pemerintah agar harga sayuran kembali stabil, sehingga tidak terlalu berat dalam pengeluaran, selain itu saya jadi bisa sedikit menyisihkan untuk menabung," pungkasnya.

(MN)

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Menjelang Bulan Suci Ramadhan Harga Cabai di Pasar Rengasdengklok Belum Stabil"