• Senin, 23 Mei 2022

Bupati Simuele Aceh Pimpin Apel Operasi Ketupat Seulawah 2022

- Jumat, 22 April 2022 | 22:24 WIB
Operasi Pasukan Ketupat Seulawah di Aceh (Muryono https://web.whatsapp.com/)
Operasi Pasukan Ketupat Seulawah di Aceh (Muryono https://web.whatsapp.com/)

Aceh, Nuansa Sinar.com-Covid 19 dalam rangka mengamankan resepsi Idul Fitri 1443 H di tengah wabah, Bupati Simeulue memimpin apel untuk tim operasional ketupat Seulawah 2022 yang digelar di Simeulue. Mabes Polri, Jumat (22/4/2022).

Operasi ketupat Seulawah yang dipimpin langsung oleh Bupati Simeulue Aceh ini dihadiri pejabat dari Forkopimda Simeulue, TNI dan Polri, serta peserta pihak lainnya.

Pada kesempatan tersebut Bupati Simeulue Aceh Erli Hasim membacakan amanat Pasukan Operasi Ketupat Seulawah Tahun 2022, oleh Polri dengan judul “Apel Genggam Pasukan Operasi Ketupat 2022.”

Bentuk koordinasi antara Polri dengan instansi terkait untuk menjamin keamanan dan kesejahteraan masyarakat selama perayaan Idul Fitri 1443 Hijriah.

Lebih lanjut, Erli Hasim menjelaskan, “meski wabah Covid-19 sudah terkendali di Indonesia, di mana angka penularannya di bawah 1, angka positif dan rumah sakit di bawah standar WHO, perlu saya tegaskan bahwa epidemi belum berakhir.”

Dikatakannya, untuk menjaga keselamatan masyarakat sebagai hukum tertinggi, operasi Ketupat Silva pada 2022 harus dilakukan dengan sungguh-sungguh.

Selain itu, Erli Hasim mengatakan pada tahun 2022, operasi Ketopat Silva akan berlangsung selama 12 hari mulai 28 hingga 9 April 2022. Mendekati Idul Fitri, ada indikasi aktivitas masyarakat akan meningkat. Kamseltibcar lagi dan melanggar protokol kesehatan, katanya.

Hasim menjelaskan, jumlah personel yang terlibat dalam operasi tahun ini sebanyak 144.392 personel gabungan, terdiri dari 87.880 personel polisi, 13.287 personel TNI, dan 43.225 personel dari dinas terkait. Personel tersebut akan ditempatkan di 1.710 posko dan 734 pos pelayanan serta 258 posko terpadu.

Pengamanan ini jangan dilihat hanya sebagai agenda rutin tahunan sehingga memaksa kita untuk kurang waspada dan kurang waspada, dalam setiap dinamika pembangunan masyarakat di tengah wabah Covid 19 saat ini.

Halaman:

Editor: Faisal Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Demam Berdarah di Desa Pabuaran Merajalela

Minggu, 8 Mei 2022 | 18:19 WIB
X