• Sabtu, 22 Januari 2022

Pembagian Sembako pada masyarakat Ile Lewotolok Yayasan HKI Kota Bekasi

- Kamis, 6 Januari 2022 | 13:52 WIB
Pembagian Sembako (Cobra Lembata)
Pembagian Sembako (Cobra Lembata)

Bekasi, MNS-Yayasan Harapan Kasih Insani (HKI) Kota Bekasi yang dipimpin Ketua Yayasan Paulus Bisa Witak, menyalurkan bantuan sembako kepada warga masyarakat Ile Ape di dua kecamatan yang berada di kaki gunung Ile Lewotolok, yaitu kecamatan Ile Ape dan Ile Ape Timur yang terdampak bencana banjir bandang pada tahun lalu Minggu 4 April 2021.

Saat ini masyarakat yang rumanya rusak dan hilang diterjang banjir bandang tersebut masih berada di tempat pengungsian seperti di kebun milik warga sendiri dan tinggal di gubuk serta di rumah darurat lainya. Paulus Bisa Witak mengatakan bahwa sebanyak 350 paket sembako dibagikan kepada masyarakat yang terkena bencana tersebut karena sebagian besar masyarakat masih mengungsi di kebun dan tinggal di gubuk yang sederhana. Bantuan ini akan diusahakan untuk ke depannya tetap dilanjutkan sambil melihat situasi di lapangan.

Peristiwa ini membuat banyak kita menjadi prihatin. Akan tetapi tidak sedikit dari kita yg menggunakan moment ini untuk berfoto ria dan selfi dengan berbagai gaya dan poisisi, lalu berbagi di story WA, memposting di Fb, IG, Twiter dll tanpa ada sedikit rasa prihatin.

Baca Juga: Sejarah Pangeran Soka Atau Syekh Magelung Sakti

Peduli bahwa ada sesama saudara kita sedang berduka, terluka, meratap dan menangis kehilangan anggota keluarga dan rumah tempat tinggal serta sedikit harta yang mereka miliki. Di sinilah terjadi bencana moralitas di mana belaskasihan kemanusiaan menjadi lumpuh dan bahkan mati.

“Saya kasihan melihat mereka sehingga niat saya membantu untuk meringankan penderitaan mereka walaupun jarak Kota Bekasi dan daerah bencana begitu jauh di Propinsi NTT tetapi saya bersama tim yayasan berusaha untuk tetap menyalurkan bantuan ini,” ujarnya.

Terlihat ada dua pengurus yayasan Harapan Kasih Insani (HKI) yang berada di Kabupaten Lembata yang terjun langsung di tempat pengungsian pada hari Minggu, (2/1/2022). Yaitu Eby Witak dan Yeremias Hali Witak untuk menyalurkan bantuan tersebut langsung kepada warga dan melihat secara langsung kehidupan meraka yang sangat memprihatinkan.

Baca Juga: LPJU Terpasang di Gang Martabe P. Sidimpuan, Warga Senang

Eby Witak dan Yeremias Hali Witak mengatakan bahwa, "untuk pembagian sembako dibutuhkan waktu tiga hari karena masyarakat yang mengungsi tidak di satu titik, tetapi menyebar di beberapa wilayah yang jaraknya berjauhan sehingga harus membutuhkan beberapa hari untuk bertemu langsung dengan masyarakat yang terkena dampak banjir bandang."

Halaman:

Editor: Faisal Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Petugas Puskemas Cirata Tolak Warga Saat Berobat

Rabu, 19 Januari 2022 | 19:05 WIB

BUPATI SOSIALISASIKAN BUTED PADA MUSREMBANG Kecamatan

Selasa, 18 Januari 2022 | 15:40 WIB

Ribuan Pan Asia Hash Akan Datang ke Pangandaran

Selasa, 18 Januari 2022 | 08:42 WIB

Pelantikan RW Oleh Lurah Bendungan di Semarang

Selasa, 18 Januari 2022 | 08:13 WIB

Milangkala Desa Palasari Cianjur yang ke-42 Tahun

Selasa, 18 Januari 2022 | 08:00 WIB
X